SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hingga saat ini, realisasi pendapatan daerah Pemprov Banten mencapai Rp 9,44 triliun atau 78,28 persen dari target Rp 12,06 triliun. Dari jumlah itu, pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Banten mencapai Rp 6,99 triliun atau sebesar 79,29 persen dari target Rp 8,87 triliun.
Pj Sekda Banten Virgojanti mengatakan, selain itu, ada juga pendapatan transfer sebesar Rp 2,44 triliun atau 76,88 persen dari target Rp 3,17 triliun. “Ada juga lain-lain pendapatan daerah yang sah, realisasinya Rp 4,82 miliar lebih atau 83,33 persen dari target Rp 5,79 miliar,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua TAPD Provinsi Banten ini.
Sementara, lanjutnya, untuk belanja daerah, realisasinya Rp7,74 triliun atau 62,51 persen dari pagu anggaran Rp12,38 triliun, yang terdiri dari belanja operasi dengan realisasi Rp4,24 triliun atau 58,18 persen dari pagu anggaran Rp7,17 triliun. Sedangkan belanja modal realisasi Rp615,52 miliar atau 38,35 persen dari pagu anggaran Rp1,59 triliun. Sementara itu, untuk belanja tidak terduga, realisasinya sebesar Rp350,72 juta atau 0,58 persen dari pagu anggaran Rp60,04 miliar. “Sedangkan realisasi belanja transfer, Rp2,88 triliun atau 81,24 persen dari pagu anggaran Rp3,54 triliun,” ujarnya.
Sementara itu, Virgojanti juga mengungkapkan, realisasi penerimaan pembiayaan daerah Rp468,94 miliar atau 65,23 persen dari pagu anggaran Rp718,94 miliar. Sedangkan realisasi pengeluaran pembiayaan daerah Rp314,45 miliar atau 78,61 persen dari pagu anggaran Rp400,03 miliar.
Editor : Merwanda











