PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Bupati Pandeglang Irna Narulita mengklaim telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 333,290 kilometer di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Pembangunan jalan ini dilaksanakan selama tujuh tahun kepemimpinannya Bersama Tanto Warsono Arban.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pembangunan jalan masih terus berlangsung di Kabupaten Pandeglang.
Selain jalan, sebanyak 16 dari 23 jembatan komposit atau jembatan gantung selesai dibangun pada 2023. Tahun ini, pekerjaan pembangunan jalan mencakup 103 paket pekerjaan konstruksi pada tahap pertama dan telah selesai 100 persen.
“Seiring dengan program yang telah dicanangkan dari periode pertama disambung dengan program Jakamantul (Jalan Kabupaten Mantap Betul) di periode kedua. Perlu diketahui dari tahun 2016 sampai dengan November 2023 ini telah selesai dikerjakan sepanjang 333,290 kilometer jalan,” katanya yang dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dari Instagram @irnadimyati, Minggu, 12 November 2023.
Pada tahap kedua, ada 13 ruas jalan dan 3 jembatan yang sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan rampung pada Desember ini. “Sedangkan Rencana rekonstruksi jalan untuk tahun 2024 sepanjang 16,450 kilometer,” katanya.
Irna menegaskan, Pemkab Pandeglang bertekad akan terus mengutamakan percepatan pembangunan jalan karena berkaitan erat dengan kelancaran mobilitas orang dan barang serta perekonomian masyarakat.
“Untuk itu bagi yang belum tersentuh pembangunan, dimohon kesabarannya karena pembangunan terus berproses. Ayo kita bersama sama menjaga menjaga, merawat, dan memelihara infrastruktur jalan yang telah dibangun tersebut agar bisa tahan lama,” katanya.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang Ade Juliansah mengungkapkan, rekonstruksi jalan pada 2024 sepanjang 16,450 kilometer itu yakni, ruas jalan Cadasari – Koranji, Ciandur – Parianta, Salawi – Kadugadung, jalan akses Puskesmas Pandeglang, Barusatu -Koranji, Cirukap – Cisereh dan ada beberapa ruas lagi.
Selain dari APBD, Pembangunan jalan juga bakal dibiayai dari DAK 2024. Di antaranya dengan tematik destinasi pariwisata Panimbang dan kawasan sentra produksi pangan (pertanian, perikanan dan hewani).
Lalu, ada ruas jalan Gombong-Kampung 10 penanganan tuntas sepanjang 3 kilometer Kecamatan Panimbang, ruas jalan Babakansompok – Kamalangan penanganan tuntas 3,4 kilometer Kecamatan Cimanuk. Kadubungbang – Cimanuk penanganan tuntas 2 kilometer Kecamatan Cimanuk dan ruas jalan Pasarrancasenang – Leuwimuja penanganan 3 kilometer Kecamatan Cikeusik serta anggaran bersumber dari DBH Sawit Ruas jalan Pasirpanjang-Seti.
“Mudah – mudahan pembangunan infrastruktur jalan tahun 2024 bisa terlaksana dengan sukses dan pembangunan infrastruktur jalan kan terus berproses dalam pembangunannya. Dan jalan yang sudah terbangun bisa dipelihara oleh masyarakat Pandeglang,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, target Jakamantul melebihi standar nasional di angka 65 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pembangunan jalan pada program Jakamantul sepanjang 723,03 kilometer hingga tahun 2023 realisasinya telah mencapai 68,51 persen.
“Berdasarkan data pada Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang, capaian program prioritas pembangunan Jakamantul sesuai dengan RPJMD. Jumlah panjang jalan dalam kondisi mantap sepanjang 495.33 kilometer,” katanya.
Editor : Merwanda











