CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Sekira 400 truk lumpur diangkat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon dari Tandon BBS-3 yang terletak di Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.
Pengerukan endapan lumpur itu untuk normalisasi Tandon Ciwaduk atau Tandon BBS-3.
Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna menjelaskan, tandon tersebut seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi.
“Tandon ini berfungsi sebagai tempat reservoir air, jadi saat hujan turun, air bisa tertampung di tandon itu,” ujar Dendi, Rabu 15 November 2023.
Karena terjadi pendangkalan, warga mengusulkan agar ada normalisasi tandon tersebut kepada Dinas PUPR.
Sesuai arahan dari Walikota Cilegon Helldy Agustian, Dinas PUPR pun menindaklanjuti usulan itu dengan melakukan pengerukan lumpur.
Hasilnya, setelah pengerukan selama kurang lebih satu bulan, sekira 400 truk lumpur diangkar dari area tandon tersebut.
Dengan adanya normalisasi itu, diharapkan bisa menampung debit air hujan sehingga tidak terjadi banjir.
“Ini juga sebagai langkah antisipasi banjir menginggat sudah mulai masuk musim penghujan,” ujar Dendi.
Menurut Dendi, yang masih menjadi PR saat ini adalah normalisasi saluran pembuangan atau outlet tandon tersebut.
“Kedepan harus ada saluran buangannya atau oultet yang betul, sekarang kecil karena sepadan sungaintya kecil,” ujarnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga mengapresiasi upaya normalisasi yang dilakukan oleh Dinas PUPR.
Menurut Erik, apresiasi itu diberikan karena peran tandon tersebut sangat penting guna mengatisipasi terjadinya banjir.
“Itu keinginan dari masyarakat. Itu perannya sangat luar biasa buat antisipasi banjir,” ujar Erik.
Dijelaskan Erik, selanjutnya, ia akan mengusulkan agar saluran air yang mengarah tandon teraebut diperlebar agar aliran air semakin lancar. (*)
Editor : Merwanda











