LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dugaan pembacokan menimpa M.Rifa Firdaus (15), warga Kampung Tungku, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak pada Senin, 13 November 2023 lalu.
Akibatnya, korban mengalami luka pada kepala belakang akibat senjata yang dipukulkan pada kepala secara tiba-tiba sehingga korban mendapatkan perawatan sebanyak tiga jahitan.
Enjang ayah dari korban mengungkapkan, kronologi berawal dari saat anaknya pulang dari sekolah, namun secara tiba-tiba muncul serangan sekelompok orang menggunakan motor.
“Pulang sekolah, ada kelompok orang enam orang, terus langsung enam orang tersebut menyerang dan membacok benda tajam cuma gak tahu,” katanya saat berada di rumahnya, Rabu, 15 November 2023.
Dijelaskan Enjang, luka yang dialami oleh anaknya, seperti luka bacokan senjata tajam yang dilepaskan secara tiba-tiba oleh para pelaku.
“Jadi anak juga syok, jadi enam orang itu naik motor membacok lari,” jelas Enjang.
Saat ini korban sudah berada di rumahnya dalam kondisi baik dan dalam tahap pemulihan karena luka yang dialaminya. Pasca kejadian tersebut, korban hanya mengalami luka pada bagian kepala saja.
Korban setiap minggunya harus menjalani perawatan dan memeriksa keadaan luka yang dialaminya pasca kejadian.
Diungkapkan Enjang, beruntung pelaku tidak melakukan serangan secara membabi-buta. Diketahui enam pelaku menggunakan jaket warna hitam dan memakai helm.
“Alhamdulillah udah gak luka lagi, jadi lukanya itu aja. Pelaku pake helm, jadi anak juga gak liat saat itu juga langsung panik,” tutur Enjang.
Saat ini, kejadian sudah dilaporkan oleh Enjang ke Polsek Cibadak, untuk menindaklanjuti kejadian yang mengakibatkan korban mengalami luka dan meresahkan warga.
“Kami melakukan penyelidikan dan untuk kejadian beberapa waktu lalu. Masih dalam pendalaman,” tutur Kanit Reskrim Polsek Cibadak Aiptu Danang Wahyu.
Sementara Kepala Sekolah SMPN 1 Cibadak Sudiono menyebutkan, keadaan di sekolahnya dalam keadaan baik-baik saja dan siswa belajar seperti biasanya.
“Kegiatan belajar mengajar dilakukan seperti biasanya, Alhamdulilah siswa saat ini belajar normal tanpa ada gangguan,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











