SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Asosisiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Banten menyatakan sikap untuk netral pada Pemilu 2024 nanti. Apdesi pun meminta kepada tim calon presiden (Capres) untuk bersaing secara sehat.
Sekretaris APDESI Banten Rafik Rahmat Taufik mengatakan, sesuai dengan UU nomor 6 tahun 2014 dan UU nomor 7 tahun 2017 maka Pemdes yang tergabung dalam APDESI akan bersikap netral dengan tidak memberikan dukungan yang condong kepada salah satu paslon.
“APDESI Banten dengan tegas bahwa di Pemilu 2024 ini kami bersikap netral sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-undang bahwa Pemdes dilarang terlibat dalam politik praktis,” kata Rafik kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 27 November 2023.
Rafik pun meminta kepada tim pemenangan capres yang ingin meraup suara masyarakat di tingkat Desa untuk bersaing secara sehat dengan saling mengadu gagasan dan konsep yang bagus.
“Bagi tim capres yang ingin mengambil suara masyarakat di tingkat Desa di Banten silahkan adu gagasan, konsep yang bagus. Silakan melakukan upaya yang sehat agar masyarkaat tertarik,”ucapnya.
APDESI Banten juga sudah menginsruksikan kepada seluruh kepala desa yang tergabung dalam APDESI untuk bersikap netral. Adapun kasus kepala desa di Kabupaten Pandeglang yang diduga tidak netral, Rafik angkat bicara.
Menurutnya, kepada desa yang bersangkutan bukan bagian dari APDESI, melainkan masuk ke dalam organisasi Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI).
“Kades yang di Pandeglang itu bukan tergabung dalam APDESI, tapi PAPDESI. Karena sudah beda ruang organisasi, kami ikut komentar,” tuturnya.
Kalaupun jika pun nanti terdapat kepala desa APDESI yang tidak netral, Rafik menyebut bahwa hal tersebut akan diserahkan secara sepenuhnya kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).
“APDESI itu hanya wadah organisasi kepala desa, makanya kami tidak henti-hentinya untuk mengimbau kepada para kades untuk bersikap netral pada Pemilu nanti,” pungkas Kepala Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak ini.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi











