PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nakoda Kapal Motor Barakuda bernama Edi Supriadi (45), hilang di perairan Pulau Popole, Rabu, 6 Desember 2023. Korban terjatuh ke laut usai kapalnya tersambar petir.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Awalnya, warga Kampung Karangsari, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, ini membawa kru kapal tiga orang. Yakni,
Samsudin, Apipudin, dan Rohman Suyono.
Saat berada di perairan Pulau Popole di dekat PLTU Banten 2 Labuan, tiba-tiba petir menyambar kapal tersebut. Usai Sambaran petir itu, nahkoda kapal menghilang.
“Diduga tenggelam setelah tersambar petir. Dengan lokasi titik hilang di perairan Pulau Popole kurang lebih berjarak 1 kilometer dari bibir pantai Galau, Desa Cigondang,” kata Kasubsi Operasi Pencarian Basarnas Banten Hairoe Amir.
Kata Hairoe, saat hilang, korban hanya mengenakan celana pendek dan tidak mengenakan baju atau kaos.”Dengan ciri-ciri rambut lurus dan tinggi 165 centimeter dan kulit hitam,” kata Hairoe.
Hairoe mengaku Basarnas baru menerima informasi hilangnya korban sekira pukul 14.30 WIB. “Usai menerima laporan tim kita dari unit SAR Pandeglang langsung bergegas menuju lokasi. Untuk melakukan pencarian korban,” katanya.
Kepala Desa Cigondang Cepi Suteja mengungkapkan, hingga pukul 18.00 WIB korban belum ditemukan. “Sampai saat ini masih dilakukan proses pencarian dari Tim SAR. Para nelayan dan juga Tim SAR Gabungan ikut membantu melakukan pencarian,” katanya.
Sementara Camat Labuan Yayat Hidayat mengaku, turut prihatin atas hilangnya seorang warga Labuan di perairan Pulau Popole. “Semoga saja dapat segera diketemukan. Tim Gabungan bersama nelayan dan pihak keluarga masih melakukan proses pencarian,” katanya.
Editor : Merwanda











