PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten memberikan bantuan biaya perbaikan rumah korban bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 Skala Richter yang terjadi pada 14 Februari 2022 lalu.
Bantuan biaya perbaikan rumah korban gempa bumi itu merupakan hasil usulan dari BPBD Pandeglang melalui surat Bupati Pandeglang Irna Narulita yang mengajukan bantuan penanganan korban bencana gempa bumi kepada Pemprov Banten.
Usulan permohonan bantuan diajukan Bupati Pandeglang Irna Narulita karena sebelumnya pada tahun 2022 BNPB menyatakan kesanggupan memberikan biaya stimulan sebesar Rp 50 juta kepada korban bencana dengan kondisi rumah rusak berat. Namun hingga akhir tahun 2022 tidak ada realisasi bahkan bantuan seharusnya diterima warga korban bencana Kabupaten Pandeglang dialihkan kepada korban bencana gempa bumi Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Hingga akhirnya pada tahun 2023, BPBD Pandeglang kembali mengonfirmasi namun BNPB menyatakan tidak ada alokasi anggaran untuk memberikan bantuan stimulan korban bencana gempa bumi warga Kabupaten Pandeglang. Jumlah korban bencana diusulkan untuk menerima bantuan sebanyak 153 unit rumah sesuai hasil verifikasi terhadap kondisi rumah rusak berat. Namun satu unit pun bantuan dari BNPB tidak ada yang direalisasikan hingga memasuki akhir tahun 2023.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Wawan Munawar mengatakan, korban bencana gempa bumi Kabupaten Pandeglang kini mendapatkan bantuan stimulan perbaikan rumah dari Pemprov Banten.
“Informasi kami terima jumlah rumah korban bencana yang rumhnya diperbaiki sementara ini baru sebanyak 43 unit. Dengan model rumah konvensional dan model Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat Tahan Gempa),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 13 Desember 2023.
Wawan menjelaskan, pelaksanaan pengerjaan perbaikan rumah Risha itu langsung dari provinsi. Dari jumlah diajukan sebanyak 153 unit untuk tahun ini baru 43 unit. “Untuk sisanya dari informasi diterima itu ditangani di tahun depan. Semoga saja hal itu dapat direalisasikan,” katanya.
Lebih lanjut Wawan mengungkapkan, berdasarkan informasi diterima melalui sambungan telepon selular via orang provinsi, besaran bantuan diberikan sebesar Rp50 juta per unit. Bantuan biaya tersebut sebagai stimulan dari Pemprov Banten untuk korban gempa bumi Pandeglang.
“Untuk lokasi rumah korban bencana yang dibangun kebanyakan wilayah Sumur. Dan untuk progresh pengerjaan saat ini sudah mencapai 90 persen,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak











