LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak menanggapi tuntutan warga Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.
Sebelumnya puluhan warga aksi di depan Gerbang DPRD Lebak hingga rusuh, Rabu 19 Desember 2023 lalu.
Aksi demonstrasi di DPRD Lebak dilakukan oleh puluhan warga yang meminta penanganan Jalan Citepuseun menjadi prioritas pemerintah daerah.
Kepala Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatuvika mengatakan, penanganan terhadap ruas jalan tersebut tidak bisa dilakukan secara sekaligus. Penanganan akan dikerjakan bertahap dengan terlebih dahulu melakukan pelebaran badan jalan.
“Supaya kondisi Jalan Sukahujan-Cigemblong tersebut memenuhi syarat standar jalan kabupaten,” katanya Irvan, Rabu 20 Desember 2023.
Namun terkait dengan tuntutan warga, yang menginginkan penanganan jalan langsung dilakukan dengan betonisasi atau hotmix, Irvan menuturkan, hal tersebut berkaitan dengan kondisi anggaran.
Lebih Irvan mengungkan, total panjang jalan kabupaten yang kondisinya rusak masih sekitar 200 kilometer. Dari ratusan kilometer tersebut, ada beberapa ruas jalan yang harus ditangani secara prioritas.
“Ada ruas jalan yang rusak dengan LHR (lalu lintas harian rata-rata) cukup tinggi tentunya harus kita tangani. Makanya untuk ruas Jalan Sukahujan-Cigemblong perlu penanganan beberapa tahun ke depan,” tandas Irvan.
Reporter: Nurandi
Editor : Aas Arbi











