LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak akan memberikan imbauan kepada setiap petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 untuk menjaga kesehatan agar tidak kelelahan dan sakit saat menjalankan tugas.
Dinkes Lebak peduli terhadap kesehatan KPPS agar kejadian kelam pada Pemilu 2019 tidak terulang. Saat itu di sejumlah daerah di Indonesia banyak petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan saat melaksanakan tugasnya.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan, petugas KPPS harus memahami kondisi kesehatan ketika sedang melakukan tugasnya saat Pemilu 2024.
“Ketika nanti diperiksa kesehatan, artinya harus ada hal-hal yang harus diperhatikan dan dihindari oleh petugas. Bilamana mereka sudah mengalami kelelahan, kecapean, pusing dan sebagainya, jadi segera istirahat seperti istirahat waktu salat dan makan,” kata Firman, Selasa 26 Desember 2023.
Diungkapkan Firman, seharusnya petugas KPPS jangan terus-terusan melakukan kegiatan tanpa jeda dan tanpa istirahat sehingga kondisi tersebut akan memicu kelelahan dan mengakibatkan kondisi badan melemah.
“Jadi ada jeda waktu istirahat dan itu kan bisa bergantian. Jadi itu tips yang saya sampaikan ke teman-teman di lapangan,” ucapnya.
Berdasarakan data KPU Kabupaten Lebak terdapat 3.995 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 340 desa/kelurahan dan 28 kecamatan di seluruh Kabupaten Lebak.
Setiap TPS akan ada 7 petugas sehingga totalnya ada 27.965 petugas KPPS yang akan bekerja pada hari pencoblosan suara Pemilu 2024.
Firman menyebutkan, untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh tetap sehat, tentunya asupan makanan harus dijaga dan disesuaikan dengan kebutuhan.
“Jadi untuk makanan dan minuman itu, apa yang layaknya dimakan dan diminum, jadi itu menjadi standar. Jadi gak ada gini yah, misalnya harus minum susu dan lain sebagainya. Kalau orang yang gak mau susu kan gimana,” ucapnya.
“Jadi makan minum yang normal ya. Jadi karena kesibukan, capek dan lelah, kelewat makan siang, kelewat makan malam. Sehingga dari pagi baru makan sekali, perut kosong dan sebagainya,” sambung Firman.
Firman berharap semoga kondisi tersebut tidak terjadi. Pihaknya akan menurunkan petugas kesehatan di masing-masing kecamatan yang akan meninjau ke setiap TPS.
Reporter: Nurandi
Editor : Aas Arbi











