SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang mengaku cukup kesulitan untuk menangani kemiskinan ekstrem sesuai target Pemerintah Pusat hingga nol persen di tahun 2024.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Toyalis menjelaskan, berdasarkan data yang didapatkan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) saat ini terdapat 8.799 kepala keluarga (KK) yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Kemudian, terdapat 3.784 KK lainnya yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan, sehingga jumlahnya bertambah.
“Kalau dari data Kemenko PMK, di Kota Serang ada 8.799 KK yang masuk kategori miskin ekstrem. Setelah kami validasi, ternyata sisanya sebanyak 3.784 KK belum tersentuh (bantuan). Tapi, sisanya sudah tersentuh bantuan,” ujarnya, Selasa 26 Desember 2023.
Dengan jumlah itu, pihaknya mengaku cukup kesulitan untuk menurunkan target penuntasan kemiskinan ekstrem yang ada di Kota Serang.
Terlebih, Pemerintah Pusat telah menargetkan agar angka kemiskinan ekstrem di tahun 2024 sebesar 0 persen. Sementara bantuan yang diberikan oleh pemerintah hanya sebatas meringankan beban keluarga.
“Jadi, cukup mustahil kalau sampai nol persen. Karena kami hanya membantu meringankan saja, kalau menyelesaikan itu tidak mungkin. Kecuali kami memberikan solusi untuk mereka keluar dari kemiskinan,” katanya.
Selain itu, Pemerintah Kota Serang melalui Dinsos sejauh ini hanya melakukan pemberian bantuan pangan untuk membantu meringankan beban rumah tangga.
“Ya, kalau sekarang ini Dinsos hanya meringankan beban melalui bantuan yang diberikan saja. Jadi, bukan memberikan jalan keluar dari kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











