LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak akan menurunkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) di 43 Puskesmas di seluruh Kabupaten Lebak pada Pemilu 2024 mendatang.
Ratusan nakes itu disiapkan untuk kelancaran Pemilu 2024.
Keberadaan nakes untuk membantu, apabila ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di setiap daerah mengalami kelelahan, sehingga mengantisipasi adanya korban jiwa seperti kejadian pada Pemilu 2019.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Lebak, dr. Firman Rahmatullah, mengatakan, ratusan petugas nakes akan bersiaga di setiap Puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan.
“Yang kita akan siagakan ada 200 tenaga kesehatan, untuk semua petugas akan stanby di masing-masing Puskesmas yang ada di setiap kecamatan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 27 Desember 2023.
Dijelaskan Firman, nakes juga akan memantau setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing daerah, untuk membantu dan memantau kesehatan petugas di Pemilu 2024. Total di Lebak ada 3.995 TPS.
“Jadi untuk petugas tersebut akan mobile dan berkunjung ke setiap TPS, hal tersebut dilakukan untuk memantau secara langsung dalam membantu kelancaran Pemilu 2024,” ujarnya.
Ditanya kelengkapan fasilitas Puskesmas yang tidak dilengkapi pelayanan rawat inap, Firman menuturkan, untuk petugas kesehatan bisa membawanya ke Puskesmas yang sudah dilengkapi fasilitas rawat inap.
“Jadi setiap Puskesmas di masing-masing kecamatan ada DTP (Pelayanan Rawat Inap), jadi kita mempunyai fasilitas DTP di 23 Puskesmas. Nah, kalau yang tidak ada DTP, UGD dan kebidananya bekerja selama 24 jam,” ucap Firman.
Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang, yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Lebak.
Saat ini, untuk logistik Pemilu sudah berada di Gudang Logistik KPU Lebak dan akan segera disalurkan ke masing-masing daerah untuk pelaksanaan Pemilu 2024.
Diharapkan Firman, nakes dapat membantu kesuksesan dan memantau kesehatan petugas KPPS, sehingga tidak ada korban jiwa yang kelelahan.
“Semoga adanya petugas yang dibantukan dan stanby, dapat membantu kelancaran dan kesehatan petugas yang ada di lapangan,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











