SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Selama tahun 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat terdapat 76 unit rumah roboh hingga 332 jiwa terdampak akibat cuaca ekstrem.
Data tersebut tercatat selama periode Januari hingga Desember 2023. Puluhan rumah roboh dan ratusan jiwa terdampak itu diakibatkan oleh hujan deras, hingga banjir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, selama beberapa bulan ke belakang, sejumlah wilayah di Kota Serang mengalami hujan deras dan mengakibatkan rumah roboh, serta 322 jiwa terdampak.
“Bulan maret dan april kondisinya hujan, bahkan sampai banjir. Jadi, dari Januari hingga Desember 2023 jumlahnya ada 76 rumah roboh, dengan 322 jiwa yang terdampak,” ujarnya, Senin 1 Januari 2023.
Dijelaskan Diat, sebanyak 51 rumah di Kota Serang juga mengalami rusak dengan kategori sedang, dan 18 rumah mengalami rusak kategori sedang. Kemudian, tujuh rumah lainnya mengalami rusak berat.
“Kami memaksimalkan penanganan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Alhamdulillah, semua sudah tertangani,” jelasnya.
Diat menuturkan, dari ratusan jiwa yang terdampak itu, terdapat 76 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak banjir serta bencana longsor.
“Untuk jumlah kepala keluarga yang ikut terdampak ada 76 KK. Memang, Kota Serang juga masuk kategori wilayah rawan kebencanaan, sesuai dengan indikator-indikatornya,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya










