SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang pada tahun ini kembali menyiapkan program pelatihan bagi masyarakat Kabupaten Serang. Pelaksanaan pendaftaran untuk pelatihan nantinya akan berbasis aplikasi yaitu melalui aplikasi Serang Tatu.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Serang Fandi mengatakan pihaknya pada tahun ini akan membuka pelatihan untuk empat jenis keterampilan yang akan dibiayai melalui APBD Kabupaten Serang.
“Ada 4 tahun ini yang berasal dari APBD. 2 itu untuk program P2SS penunjang, 2 ini kita dukung buat program aplikasi server. Jenis pelatihannya bebas,” katanya, Senin 8 Januari 2024.
Nantinya, pelaksanaan pelatihan sendiri akan dilaksanakan melalui Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) yang ada dan disesuaikan dengan jenis keterampilan yang dipilih oleh calon peserta pelatihan.
“Jadi masyarakat nih di kasih tahu aplikasinya, dia minat daftar dimana dia ngisi data di aplikasi itu pengen pelatihan Las atau pelatihan otomotif bebas, tapi nanti dikasih tahu nanti pelatihan di sini loh misal kita butuh 16 orang maka kita kerjasama kan dengan LPK kita latih di situ,” terangnya.
Nantinya, akan ada 4 kelas yang dibuka oleh Disnakertrans Kabupaten Serang. Dimana pada setiap kelasnya akan ada 16 peserta yang ikut pelatihan. “Untuk total peserta itu 16 x 4 berarti, karena satu kelas berisi 16 orang. Itu anggarannya sekitar 600 juta,” imbuhnya.
Nantinya untuk tahapan pendaftaran dari program pelatihan sendiri akan diintegrasikan dengan aplikasi yang tengah dikembangkan di Kabupaten Serang yaitu Serang Tatu. Hal itu tentunya akan memudahkan untuk mencari peserta.
“Jadi semuanya terintegrasi ke Serang Tatu itu. Jadi ga pelatihan di kecamatan ini, Camat juga ga perlu sibuk cari peserta dan kita sibuk ngirim barang-barang. Sehingga untuk tahun depan kita akan samakan ke LPK sumber. Nantinya bebas untuk memilih jenis pelatihan di Serang Tatu mau pelatihan menjahit, TIK, las atau otomotif mangga aja sih tinggal masyarakat minatnya daftar di Serang Tatu,” terangnya.
Nantinya, selain pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnakertrans Kabupaten Serang, pada tahun ini akan ada juga pelatihan yang dilaksanakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).
“Ada juga yang BPVP itu yang kita belum tahu kita dapat apa saja masih ngobrol-ngobrol dengan BPVP. Harapan saya sih banyak ya, jadi pelatihan dari BPVP juga bisa mendukung aplikasi Serang Tatu itu,” jelasnya.
Pihaknya juga ditawari pelatihan oleh politeknik penerbangan yang nantinya untuk jenis pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan warga Kabupaten Serang. P
“Politeknik penerbangan mau ngasih pelatihan lagi ke Kabupaten Serang, tahun kemarin mereka ngasih paket untuk 200 orang itu kita kasih ke Cinangka pelatihan instalasi listrik terus pelatihan servis AC terus K3 satu lagi alat pemadam kebakaran. Tahun ini kita belum tahu pelatihannya apa, tapi orang politeknik penerbangan bilang terserah butuhnya apa kita support,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami mengatakan, program pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnakertrans Kabupaten Serang ini tentunya sangat berguna bagi masyarakat. Bahkan mereka yang ikut pelatihan pada tahun lalu, kini telah mulai aktif untuk membuka usaha.
“Skill instalasi listrik, servis AC itu sudah mulai aktif, karena PPI itu selain dia ngasih pelatihan dia ngasih alatnya itu enaknya PPI, jadi masyarakat itu dibikin kelompok, jadi bekerjanya bukan kaya di hotel ya, tapi bekerjanya itu usaha alatnya di kasih,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











