TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Calon legislatif (Caleg) dari Partai Golkar untuk DPRD Provinsi Banten, Muhammad Faizal mengungkap strateginya dalam mendaur suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Jelang sebulan pencoblosan, tepatnya di tanggal 14 Februari 2024, ia mengaku semakin gencar door to door ke masyarakat dan menggelar konsolidasi dengan kader, simpatisan dan relawan. Ia menyebut strategi pemenangannya itu sebagai serangan udara dan darat.
Menurutnya, serangan udara yang dilakukan adalah dengan masif berkampanye di media sosial. Ia sudah lama membentuk tim medsos yang membantunya dalam mrngemas foto dan video kegiatannya untuk ditampilkan di medsosnya, baik instagram, Tiktok dan facebook.
Selain itu, ia juga telah mencetak ribuan billboard, stiker, spanduk dan baliho yang ditempatkan disudut-sudut desa daerah pemilihannya di Kecamatan Cisauk, Kecamatan Pagedangan, Kecamatan Legok, Kecanatan Kelapa Dua, Kecamatan Curug, Kecamatan Panongan dan Kecamatan Cikupa.
Menurut Fazial untuk serangan darat, ia juga rutin menggelar pertemuan-pertemuan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dikemas dengan ngobrol santai mendengar aspirasi masyarakat.
“Dalam setahun terakhir ini saya intensif melakukan konsolidasi dengan jaringan-jaringan saya, struktur partai dan relawan dari tingkat Kelurahan sampai Kabupaten di dapil saya,” ujar Faizal, Kamis 18 Januari 2024.
Faizal mengklaim saat ini ia telah didukung 45 ribu masyarakat di 7 Kecamatan tersebut. Meski begitu ia mengaku masih terus mendaur dukungan masyarakat sebanyak mungkin demi lolos ke kursi DPRD Provinsi Banten untuk ketiga kalinya.
“Sampai saat ini, 45 ribu masyarakat sudah terkomunikasikan dengan kita. Saya akan terus berkampanye sampai tanggal 10 Februari (masa tenang kampanye-red). Target sebanyak-banyaknya suara yang bisa kita raih didapil kita,” jelasnya.
Ditanya mengenai besaran uang yang dikeluarkan dalam membiayai pencalonannya sebagai caleg, Faizal mengaku tidak pernah menghitung pasti angkanya. “Itu relatif, uang tidak pernah kita hitung,” ujarnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Abdul Rozak











