LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak siagakan empat unit perahu karet jelang pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, mengatakan, empat unit perahu karet tersebut untuk membantu distribusi logistik Pemilu jika terjadi banjir maupun saat sarana penyeberangan warga tidak bisa dilalui akibat luapan air sungai.
“Perahu tersebut kami siagakan jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir. Sehingga kami melakukan antisipasi sejak awal,” kata Febby saat berada di kantornya, Rabu, 24 Januari 2024.
Febby menyampaikan, untuk perahu yang disiagakan paling banyak di wilayah Lebak Selatan karena rawan terjadi bencana banjir.
“Tiga perahu ditempatkan di wilayah Banjarsari, Wanasalam, dan Malingping. Sementara satu unit disiagakan di Posko Pusat BPBD di Rangkasbitung,” ujar Febby.
Jenis perahu karet yang disiagakan merupakan perahu karet standar rescue BPBD Lebak.
Keberadaan perahu untuk menopang dan membantu distribusi logistik Pemilu jika sewaktu-waktu terjadi banjir.
Febby menyebutkan, BPBD sudah memetakan titik-titik potensi rawan bencana di TPS Pemilu 2024.
Dari hasil pemetaan yang dilakukan, sebanyak 211 titik berpotensi rawan bencana banjir dan tanah longsor.
“Mapping tidak hanya pada lokasi TPS, tetapi juga pada titik akses pergerakan distribusi logistik menuju TPS. Misalnya di wilayah itu pengiriman logistik melewati jembatan dan biasanya jika hujan lebat aliran sungai meluap sampai menyebabkan jembatan tidak bisa dilalui,” ungkap Febby.
Ketua KPU Lebak, Ni’matullah mengungkapkan jika pihaknya sudah melakukan pemetaan dan total ada 3.995 TPS yang ada di Lebak.
Terkait adanya wilayah potensi bencana banjir, pihaknya sudah melakukan pendistribusian lebih awal.
“Dari awal kita sudah meminimalisir daerah yang cukup jauh untuk lebih awal distribusi logistiknya. Seperti di Leuwidamar karena khas mereka itu selalu diawalkan distribusi logistiknya,” ungkapnya.
Ni’matullah mengatakan, pendistribusian logistik Pemilu saat ini baru tahap bilik suara. Proses distribusi juga baru sampai ke PPK, belum masuk ke TPS di masing-masing desa dan kelurahan.
“Untuk logistik kotak suara belum, sejauh ini baru bilik suara sudah ke semua kecamatan tapi belum ke TPS ya. Tapi nanti awal Februari KPU Lebak akan mendistribusikan ke kecamatan dengan mendahulukan yang jauh terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











