TANGERANG, RADAR BANTEN. CO. ID – Tingginya harga beras di Kabupaten Tangerang sangat dirasakan berat oleh masyarakat. Pasalnya, harga beras tersebut merupakan salah satu komoditas pangan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Diana (50), salah satu warga Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang merasa berat dalam membeli komoditas pangan saat sekarang ini, terlebih dengan harga beras yang saat ini masih tinggi sedari dua hari yang lalu.
“Untuk harga beras dengan kwalitas III saya membelinya Rp14. 500 per kilogram saat ini, padahal sebelumnya saya masih membelinya sekitar Rp13. 500 per kilogramnya, ” keluhnya saat di jumpai di Pasar Gudang Tigaraksa, Selasa 30 Januari 2024.
Sementara itu, Humas Pasar Gudang Tigaraksa, Aceng Jayadiwira membenarkan bahwa harga beras saat ini masih relatif tinggi. Sebab untuk harga beras dengan kwalitas IR 64 KW I tersebut saat ini berkisar Rp16,000 per kilogramnya
“Sedangkan untuk jenis beras beras IR 64 KW II saat ini Rp15.500 per kilogram, dan yang biasa masyarakat beli pada umumnya beras dengan kwalitas IR 64 KW III saat ini diharga Rp14.500 per kilogramnya. Dimana, pada hari sebelumnya masih diharga Rp13. 500 per kilogramnya,” ungkap Acep.
Acep menambahkan, untuk semua jenis beras dengan kwalitas sedang hingga premium memang mengalami kenaikan. Seperti katanya, untuk beras dengan kwalitas IR 64 KW I saat ini juga mengalami kenaikan, yakni Rp16.000 per kilogramnya.
“Sedangkan untuk jenis beras dengan kwalitas premium juga saat ini mengalami kenaikan diharga Rp16. 000 per kilogramnya, ” ucapnya.
Dirinya berharap ada peran pemerintah untuk bisa menekan harga beras yang naik saat ini. Karena para pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Gudang Tigaraksa pastinya sangat mengeluh dengan kondisi seperti ini.
“Naiknya harga beras jelas mempengaruhi nilai jual dan daya pembeli jadi melemah, ” pungkasnya.
Senada, Tholib (50) salah satu pedagang beras di pasar Gudang Tigaraksa juga mengeluhkan tingginya harga beras saat ini.
“Semenjak naik kemarin harga beras, berdampak sepinya pembeli pak. Yah sekitar 30 persen lah berkurangnya pembeli, ” singkatnya
Reporter: Mulyadi
Editor: Aditya











