SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Calon Presiden (capres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyingung soal mahalnya harga beras saat ini. Ia juga menyingung soal biaya pendidikan, kesehatan dan juga sulitnya mencari lapangan pekerjaan.
“Saya tanya ibu-ibu harga beras murah atau mahal, pendidikan murah atau mahal, kesehatan murah atau mahal, lapangan pekerjaan mudah apa sulit ?,” kata Anies saat menghadiri Temu Rakyat di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Selasa, 30 Januari 2024.
Anies pun menanyakan kepada para warga yang hadir dalam acara tersebut apakah mahalnya harga beras, pendidikan dan kesehatan itu perlu dilanjutkan atau tidak.
“Bagaimana kalau itu kita lanjutkan ? Yang dilanjutkan itu mahalnya harga beras, mahalnya biaya kesehatan dan pendidikan dan sulitnya mencari pekerjaan,”ucapnya.
Anies menyebut bahwa selama ini mahalnya harga beras tidak terlepas dari adanya ulah mafia yang meninbun beras-beras itu.
“Haruskah mereka dibiarkan ? Haruskah mereka dilanjutkan ? Ini harus diubah,” katanya.
Ia menyebut bahwa persoalan di petani saat ini adalah tentang pupuk. Katanya, para petani masih sulit mendapatkan pupuk, kalaupun ada harganya mahal. Tetapi, hal tersebut bukan lah yang sulit diubah.
“Contoh, kita pernah lihat enggak jalan aspal. Aspalnya rusak bertahun-tahun, pertanyaan apakah sulit memperbaiki aspal. Tidak, jika kita mempunyai wewenang,” ungkapnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mengajak kepada warga untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 nanti. Hak pilih itu menjadi kesemapatan kepada warga untuk memilih kepada siapa wewenang tersebut diberikan.
Editor : Merwanda











