LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID-Proses perhitungan suara Pemilu 2024 di Kabupaten Lebak terkendala lantaran aplikasi Sirekap error. Kendala tersebut dikeluhkan oleh sejumlah panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kabupaten Lebak, Kamis, 14 Februari 2024.
Ketua PPK Cibeber Usep Sunardi menuturkan, hingga saat ini masih banyak data hasil perhitungan suara belum masuk lantaran Sirekap yang error.”Betul dan Sirekapnya tidak kunjung konek,” kata Usep kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 14 Februari 2024.
Selain di Cibeber, hal sama juga dikeluhkan Ketua PPK Bojongmanik, Gombarnudin. Dia menyebut ada kendala sinyal sehingga data belum masuk semua.”Belum semua desa kirim kendala sinyal,” ujar Gombarnudin.
Sementara Ketua PPK Cimarga Yuyun Yuntarsih mengungkapkan, kendala sinyal memengaruhi proses rekap suara hasi pemilu. “Belum semua masih nunggu dari pos susah sinyal,” tutur Yuyun.
Perhitungan suara di Kabupaten Lebak untuk perolehan tertinggi Pilpres 2024 adalah pasangan nomor urut 1 Prabowo-Gibran dengan perolehan 123.509 suara atau 62.44 persen. Untuk pasangan nomor urut 2 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat 56.529 suara atau 29.08 persen dan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapat 16.767 suara atau 8.48 persen.
Sementara untuk suara partai, lima besar perolehan suara di Lebak, adalah PKB, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Gerindra, dan PDI Perjuangan.
Editor : Merwanda











