PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 35 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Pandeglang menjalani terapi penyembuhan di Yayasan Bani Syifa, Desa Panyabrangan, Kabupaten Serang.
Puluhan ODGJ ini diserahkan oleh pihak keluarga kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang untuk diobati.
Kepala Dinsos Kabupaten Pandeglang Sutoto, pihaknya telah bekerjasama dengan Yayasan Bani Syifa untuk menangani ODGJ.
“Untuk memperoleh semacam terapi, pendampingan, terus pelatihan, pemeriksaan kesehatan, sampai penyembuhan,” katanya.
ODGJ yang mendapatkan terapi secara khusus merupakan warga Pandeglang. “Kalau yang liar itu ada lagi penanganannya. Adapun syarat usulan upaya penyembuhan tersebut dapat dilakukan dengan hanya dari pihak keluarga ke desa setempat,” katanya
Setelah menerima usulan dari keluarga, desa mengusulkan kepada camat setempat. Camat kemudian mengusulkan kepada Dinsos.
“Nanti langsung kita jemput bola. Sebelum dijemput kita lakukan asesmen dulu,” katanya.
Pelaksanaan asesmen ini bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Hal itu untuk mengecek kondisinya, apakah cukup di rawat di rumah saja apakah perlu di rawat di sana.
“Karena kalau nanti sudah ke sana, risikonya enggak bisa kembali lagi. Harus sampai sembuh dulu, jadi enggak bisa misalnya seminggu disusul terus pulang lagi itu enggak bisa,” katanya.
Pembiayaan terapi penyembuhan ODGJ ini diambil dari dari APBD Kabupaten Pandeglang. Selama satu tahun anggaran, Pemkab Pandeglang menyediakan Rp60 juta. “Masuk atau terapi di sana persyaratan masuk itu hanya data kependudukan saja. Tidak ada besaran nominal diminta hanya kita MoU saja,” katanya.
“Bayar segitu sudah, para ODGJ dapat makan, segala macam itu tanggungan dia. Pemeriksaan kesehatan sakit,” katanya.
ODGJ yang sembuh di sana itu banyak diberdayakan. Salah satunya menjadi penjaga di sana.
“Kalau sudah masuk dan kalau sudah dinyatakan sembuh baru pulang. Kalau keluarga mau nengok boleh,” katanya.
Sebelumnya, Bani Syifa juga membanguna kerja sama penangangan ODGJ dengan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.
“Tapi sekarang sudah enggak. Jumlah ODGJ warga Pandeglang yang menjalani terapi di sana sebanyak 35 orang,” katanya. Editor: Merwanda











