LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini marak telah banyak menjangkit masyarakat dan menelan korban jiwa.
Terkait dengan kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak memberikan imbauan jaga kebersihan dan melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk).
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinkes Lebak Budhi Mulayanto mengajak, untuk masyarakat senantiasa melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Selain itu pihak Dinkes juga sudah meyampaikan surat edaran kepada setiap Puskesman untuk melakukan sosialisasi dan edukas pencegahan kepada masyarakat.
“Pemberantasan atau pencegahan DBD adalah dengan pemberantasan sarang nyamuk. Kalo di fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa, dan efektif pada hari itu,” kata dr. Budhi saat berada di kantornya, Jumat 24 Februari 2024.
Diungkapkan Budhi, terkait dengan maraknya kasus DBD saat ini, menurutnya harapanya untuk mencegah DBD dengan gerakan PSN.
“Jadi untuk tempat penampungan air dan menguras bak air, jadi sebaiknya masyarakat melakukan 3M Plus, menguras tempat penampungan air, nenutup tempat-tempat penampungan air dan ketiga mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk,” ujar Budhi.
Diketahui dari data Dinkes Lebak dari Januari hingga 15 Februari 2024, sebanyak 610 warga Kabupaten Lebak dari bulan Januari-Februari 2024 terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), bahkan empat orang dinyatakan meninggal dunia.
Dibandingkan dengan tahun 2023 lalu, DBD di Kabupaten Lebak hanya mencapai 760 kasus dari dan empat orang meninggal dunia, selama bulan Januari-Desember.
Budhi menyebutkan, yang efektif saat ini dilakukan yakni dengan melakukan PSN dalam mencegah DBD yang marak terjadi khususnya di Kabupaten Leak.
“Jadi yang efektif dilakukan saat ini, yakni dengan melakukan PSN. Warga juga bisa melakukan Jumat bersih seminggu Insya Allah mencegah DBD,” pungkasnya.(*)
Editor: Bayu Mulyana











