PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang bersama Polres Pandeglang melaksanakan kegiatan operasi pasar beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di empat kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Ke-empat kecamatan menjadi lokasi OP beras SPHP yakni di Kecamatan Karangtanjung, Cimanuk, Cadasari dan Kecamatan Koroncong.
Operasi pasar digelar dalam rangka menstabilkan harga beras agar tidak sampai mengalami kenaikan signifikan pasca Pemilu dan menjelang bulan Ramadan tahun 2024.
Beras SPHP untuk operasi pasar berasal dari Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang.
Menurut Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pandeglang Arlan, operasi pasar beras SPHP dilaksanakan atas kerjasama Pemkab Pandeglang bersama Polres Pandeglang.
“OP telah di laksanakan di empat kecamatan. Pertama itu di Kecamatan Karangtanjung dan Cimanuk,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 24 Februari 2024.
Kemudian kemarin, OP beras SPHP kembali dilaksanakan di Kecamatan Cadasari dan Kecamatan Koroncong.
“OP beras ini digelar untuk membantu masyarakat serta menstabilkan harga beras di pasaran,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang Raden Goenara Drajat menambahkan, beras yang dijual di operasi pasar merupakan beras SPHP.
“Dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yakni sebesar Rp10.600 per kilo atau Rp53 ribu untuk 5 kilo gram,” katanya.
Goenara berharap, OP beras SPHP dapat membantu masyarakat. Serta dapat menekan harga beras kembali normal.
“Kalau saat ini masih tinggi karena tersendat pasokan beras dari Bulog,” katanya.
Sebelum Pemilu itu setiap minggu, Bulog memasok beras ke Pasar Badak itu kurang lebih satu ton. Namun tiga minggu kemarin itu tidak ada pasokan beras Bulog masuk ke pasar.
“Sehingga membuat harga beras ini belum turun ke harga normal. Oleh karena itu untuk OP beras ini akan terus dilakukan sampah harga beras di pasaran kembali stabil,” katanya.
Kepala Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang Agung Trisakti mengungkapkan, operasi pasar kali ini Bulog menurunkan beras SPHP sebanyak 2 ton.
“Beras SPHP ini untuk semua lapisan masyarakat. Jadi tidak ada syarat karena ini memang operasi pasar dengan harga di bawah HET,” katanya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











