SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat meminta agar masyarakat tetap tenang terkait harga kebutuhan pokok saat memasuki bulan Ramadan.
Sebab, saat ini Pemkot Serang dan Pemprov Banten terus rutin melakukan peninjauan kebutuhan pokok di pasar, untuk memastikan harga-harga sembako berada di angka yang stabil.
“Mudah-mudahan dengan adanya perhatian dan peninjauan secara langsung dari Pemerintah, harga-harga bahan pokok bisa terus ditekan turun, adapun stok juga bisa trus stabil,” ujar Yedi saat mendampingi Pj Gubernur Banten Al Muktabar meninjau harga beras dan kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Rabu 13 Maret 2024.
Yedi mengatakan, Pemkot Serang saat ini juga tengah melakukan berbagai kegiatan untuk stabilisasi harga dan menekan inflasi di daerah, seperti gerakan pangan murah.
Gerakan pangan murah itu kata Yedi, digelar di sejumlah tempat yang strategis seperti Kantor Kecamatan, hingga sejumlah Pondok Pesantren yang dibuka secara umum untuk masyarakat.
“Saat ini upaya yang kami lakukan adalah dengan melaksanakan gerakan pangan murah, yang sebetulnya sudah kami laksanakan, baik di Puspemkot, perumahan, hingga pondok pesantren,” katanya.
Sementara untuk stok beras, Kota Serang hingga kini masih memiliki cadangan beras yang tersimpan di Badan Urusan Logistik (Bulog) sebanyak 132 ton.
“Stok dari Pemkot langsung sebanyak 132 ton tapi itu belum kita keluarkan, melihat situasi dahulu. Apabila tidak terkendali otomatis akan kita keluarkan,” katanya.
Yedi menjelaskan, berdasarkan pantauan di lapangan, harga beras di pasar yang ada di Kota Serang sudah mengalami penurunan harga.
“Bulog juga sudah mengadakan pasar beras murah di masing-masing Kecamatan. Harga berdasarkan informasi di lapangan sudah turun, tadinya kan beras Rp17.000 per kilo, sekarang turun jadi Rp16.000 per kilogram. Mudah-mudahan ini sudah mulai pasca panen dan pasti harga beras akan turun lagi,” tuturnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











