PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aldo Marantika, warga Kampung Warnasari, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, tidak pernah membayangkan akan mendapat hadiah senilai Rp10 juta dari Alfamidi.
Sama sekali tidak pernah terbayang dalam hidupnya mendapat rezeki pada bulan yang penuh berkah ini. Bagaimana tidak Aldo Marantika mendapat hadiah Rp10 juta lewat program Ramadan berkah beragam kejutan hadiah 2024.
Tak hanya Aldo Marantika yang mendapatkan hadiah tersebut, warga Pandeglang lainnya seperti Ria Novela Sueman dapat voucher belanja senilai Rp500 ribu.
Hadiah itu diberikan secara simbolis oleh pihak Alfamidi yang berlangsung di Alfamidi Saruni Jaya. Pada acara itu juga Alfamidi menggelar kegiatan sosial santunan kepada 50 anak yatim piatu dan buka puasa bersama.
Deputy Branch Manager Alfamidi Bitung Bagus Sugiarto mengungkapkan, pada kesempatan ini pihaknya sedang melakukan penyerahan hadiah kepada pemenang dari program Ramadan berkah beragam kejutan hadiah 2024.
“Kebetulan hari ini ada pemenang mendapatkan uang tunai senilai Rp10 juta dan voucher belanja sebesar Rp500 ribu, bertepat di acara ini kami juga sekalian memberikan keberkahan Ramadan itu berbagi santunan kepada anak yatim piatu dan ibu-ibu kaum duafa,” ungkapnya, Rabu 27 Maret 2024.
Dikatakannya, dengan kegiatan ini bisa mewujudkan salah satu visi yaitu menjadi jaringan ritel yang menyatu dengan masyarakat, mampu memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan serta memberikan kualitas pelayanan yang terbaik.
“Acara seperti ini sebetulnya sudah pernah dilakukan bukan hanya di Pandeglang tetapi juga program ini bersifat nasional, nah kebetulan juga pemenang hadiahnya itu ada di Pandeglang,” katanya.
S Aldo Marantika tak menyangka bisa mendapatkan hadiah uang sebesar itu. Cuma mendapat kabar yang disampaikan kasir bahwa ia menjadi pemenang uang senilai Rp10 juta.
“Ya memang saya awalnya tidak tahu ya kalau di Alfamidi ada program berkah Ramadan, nah kebetulan waktu belanja susu untuk anak nah di situ saya tertera mendapat hadiah Rp10 juta, ya saya kaget gak nyangka,” katanya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi











