PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam kesibukan sehari-hari, seringkali kita lupa betapa pentingnya menjaga hubungan silaturahmi. Namun, di Jawara Shooting Club (JSC) Badak Putih, semangat untuk mempererat tali persaudaraan tetap terjaga.
JSC Badak Putih mengadakan acara buka puasa bersama alias bukber sebagai wujud mempererat hubungan antar anggotanya.
Suasana kebersamaan terasa kental, dengan para pengurus dan anggota saling bertukar cerita, tertawa, dan menikmati hidangan yang disajikan.
Ketua Umum JSC Badak Putih Kabupaten Pandeglang, Adin Mansurudin menyatakan, acara buka puasa bersama tidak hanya sekadar berkumpul untuk berbuka, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ikatan persaudaraan di antara anggota klub.
Adin menjelaskan, selain sebagai upaya mempererat tali persaudaraan, acara buka puasa bersama juga memberikan kesempatan kepada para anggota klub untuk bersilaturahmi dengan sesama di luar suasana latihan rutin di lapangan tembak.
“Ini memberikan kesempatan bagi para anggota klub untuk saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman, serta mendukung satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan,” kata Adin Mansurudin, Minggu, 31 Maret 2024.
Adin mengatakan bahwa dalam waktu dekat, JSC Badak Putih berencana mengadakan sejumlah event, termasuk lomba berburu dan akan menggelar JSC Roadshow ke sekolah-sekolah guna mencari bibit atlet menembak di kalangan pelajar.
“Kita membahas agenda JSC ke depan biar makin solid, makin kompak untuk semuanya, mungkin setelah Lebaran ketua harian nanti akan menyusun rencana untuk lomba berburu dan edukasi bagi pelajar SMP, SMA untuk menjaring bibit-bibit baru,” katanya.
Dengan terselenggaranya acara buka puasa bersama ini, Adin berharap, JSC Badak Putih tidak hanya menjadi tempat untuk berlatih menembak, tetapi juga menjadi keluarga besar yang saling mendukung dan mempererat tali persaudaraan.
“Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi kuat bagi kami di JSC Badak Putih, tidak hanya sebagai penyedia hiburan, tetapi juga membentuk hubungan yang solid di antara anggota,” tambahnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











