SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah daerah (pemda) yang ada di Provinsi Banten diminta untuk menyiapkan ekosistem wisata guna menyambut libur Idul Fitri 1445 Hijriah.
Pasalnya pada momentum arus mudik tahun ini, terdapat peningkatan jumlah pemudik hingga 50 persen apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya mencapai 193,6 juta pemudik di seluruh Indonesia.
Hal tersebut harus ditangkap dengan baik oleh pemerintah daerah terutama yang ada di Banten, lantaran mayoritas pemudik akan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata yang ada di daerah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, lebih dari 80 persen pemudik menyatakan ingin berwisata.
Untuk itu, peluang tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah daerah untuk menyiapkan ekosistem pariwisata yang baik.
“Nah destinasi ini harus disiapkan tadi saya catat beberapa perbaikan di jalan Tol Jakarta-Merak ini diharapkan selesai di minggu depan. Ekosistem untuk desa wisata, dan destinasi wisata yang menjadi daya tarik ini harus disiapkan,” katanya di Pondok Pesantren Nur El Falah, Petir, Kabupaten Serang, Jumat, 29 Maret 2024
Ia mengungkapkan, selain menyiapkan destinasi wisata yang sudah menjadi unggulan di setiap-tiap daerah, pemerintah daerah juga diminta untuk menyiapkan desa wisata yang ada di daerahnya masing-masing. Hal itu agar nantinya wisatawan memiliki alternatif lain untuk berwisata.
“Ada Desa Wisata Saba Baduy, Desa Wisata Cikolelet, Sukarame Pandeglang dan beberapa di sepanjang jalur ini agar masyarakat tidak hanya menumpuk di satu tempat tetapi tersebar,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, apabila ekosistem wisata sudah tertata dengan baik, tentunya wisatawan yang berkunjung ke Banten akan puas dan ingin kembali ke Banten di kemudian hari. Selain itu, baiknya ekosistem wisata di Banten tentunya akan berdampak pada perekonomian masyarakat Banten.
“Harapannya lancar dan akan menggiatkan ekonomi UMKM, ekonomi rakyat dan ekonomi kreatif di Banten,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aas Arbi











