SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mengimbau kepada masyarakat untuk mencabut seluruh perangkat elektronik sebelum melakukan mudik Lebaran 2024.
Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran yang diakibatkan oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting listrik.
Kasubbid Pencegahan dan Proteksi Kebakaran pada Bidang Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Serang, Hasan Basri mengatakan, pada tahun 2024 terjadi 14 kasus kebakaran di wilayah Kabupaten Serang. Dimana 6 kejadian di antaranya diakibatkan oleh korsleting listrik.
“Kasus kebakaran di tahun 2024 ini per Januari sampai Maret itu 14 kasus, 6 akibat korsleting listrik 8 human eror,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 2 April 2024.
Untuk itu, masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran hendaknya senantiasa melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap kabel yang ada di rumahnya agar saat ditinggalkan berhari-hari dalam kondisi aman.
“Masyarakat tentunya harus mengecek lagi listrik yang terpasang agar tidak terjadi korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran,” jelasnya.
Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk memastikan agar seluruh perangkat elektronik yang ada di rumah dicabut. Hal itu penting sebagai langkah antisipasi.
“Lalu colokan yang menumpuk, dengan kabel yang tidak SNI bisa menyebabkan kebakaran. Bisa juga kena ada cairan dekat kabelnya terus kita tinggalin mudik,” tegasnya.
Ia mengungkapkan terdapat potensi terjadinya kebakaran dari barang-barang elektronik yang dapat menghantarkan panas seperti halnya dispenser dan alat elektronik lainnya.
Selain mencabut perangkat elektronik yang ada, ia juga meminta kepada masyarakat untuk dapat melakukan pemeliharaan secara berkala, terutama ketika terjadi masalah pada listrik yang ada di rumah.
“Karena korsleting listrik dapat menyebabkan kebakaran karena pemeliharaan yang tidak terkontrol dengan baik,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono










