SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Hari pertama masuk kerja pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang tak menerapkan work form home (WFH).
Hal itu dilakukan, sebagai bentuk untuk mengatasi membludaknya pelayanan publik khususnya bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan.
“Alhamdulillah kita sudah masuk kantor lagi, di kami tidak ada WFH, sesuai surat edaran Menpan RB Nomor 1 Tahun 2024 itu untuk pelayanan kami hadir semua,” ujarnya, Selasa 16 April 2024.
Menurutnya, hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran, terdapat sekitar 340 pemohon yang ingin mengurus administrasi kependudukan.
“Di sini saya sampaikan bahwa hingga pertengahan hari ini sudah 340 pemohon perizinan adminduk. Dominannya mengurus KTP,” katanya.
Di tengah permintaan pemohon pembuatan KTP itu, Disdukcapil Kota Serang juga meminta agar masyarakat dapat membuat KTP digital sebagai intruksi dari Pemerintah Pusat.
“KTP digital kita jadi prioritas. Setiap yang ingin membuat KTP itu saya tekankan untuk membuat KTP digital juga. Saat ini baru 4 persen dari target Pemerintah Pusat 30 persen. Kendalanya sama yaitu orang kita ini pengennya pegang fisik dan tidak mah di HP,” katanya.
Sementara saat ini, Kota Serang baru mencapai 4 persen dari target 30 persen yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk pembuatan KTP digital.
“4 persen itu sekitar 15 ribu lebih. Kalau target 30 persen tahun 2024 itu sekitar 400 ribu dari wajib KTP yang ada di Kota Serang dengan total kurang lebih 700 ribu,” tuturnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











