PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bakal Calon Bupati Pandeglang Fitron Nur Ikhsan santer dikabarkan bakal menggelar pertemuan empat mata dengan politisi muda Diana Jayabaya di salah satu tempat di pusat kota Kabupaten Pandeglang.
Fitron Nur Ikhsan merupakan Bakal Calon Bupati Pandeglang yang akan diusung oleh Partai Golkar. Sementara Diana Jayabaya merupakan putra daerah Pandeglang dan juga selaku politisi muda PDI Perjuangan.
Diana Jayabaya merupakan putri dari mantan Bupati Lebak dua periode dan tokoh pembangunan Kabupaten Lebak yaitu Mulyadi Jayabaya.
Sosok Diana Jayabaya tidak asing lagi bagi warga Kabupaten Pandeglang karena ia yang memiliki nama lengkap Diana Drimawati Jayabaya merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Banten periode 2014-2019.
Sosok Diana Jayabaya juga dikenal oleh kalangan pengusaha muda di Kabupaten Pandeglang.
Menjelang Pilkada serentak tahun 2024, nama Diana Jaya kembali santer dikabarkan akan maju di Pilbup Pandeglang.
Berdasarkan informasi diterima RADARBANTEN.CO.ID, Diana Jayabaya bakal berpasangan dengan Fitron Nur Ikhsan untuk bersama-sama maju di Pilbup Pandeglang.
Rencananya, pada hari Minggu, 21 April 2024, Fitron dan Diana Jayabaya akan bertemu di salah satu warung kopi atau rumah makan di Pandeglang.
Terkait apa isi obrolan dari pertemuan tersebut belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan salah satu kader internal partai, bahwa pertemuan tersebut bagian dari penjajakan koalisi untuk Pilkada Pandeglang.
Bakal Calon Bupati Pandeglang Fitron Nur Iksan membenarkan, akan adanya pertemuan dengan Diana Jayabaya.
“Iya nanti kita akan menggelar pertemuan dengan Diana Jayabaya,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 21 April 2024.
“Kalau apa isi dari pertemuan itu nanti kita kasih kabar,” katanya.
Sebelumnya, Pengamat Politik dan selaku Dosen Magister Administrasi Publik Universitas Esa Unggul Harits Hijrah Wicaksana mengatakan, sekarang ini ada beberapa nama yang muncul sebagai bakal calon bupati.
“Salah satunya Fitron. Kita lihat merupakan tokoh elite Partai Golkar yang diperhitungkan di Pilkada Pandeglang” katanya.
Diketahui secara bersama, Fitron sebagai politisi Partai Golkar yang masuk dalam lingkaran keluarga besar Rt Atut Chosiyah, mantan Gubernur Banten dan tokoh Partai Golkar.
“Nah di mana pada prinsipnya di Banten ini memang terbagi dalam beberapa trah keluarga,” katanya.
Namun Harits menjelaskan, kalau trah keluarga itu hampir di seluruh daerah di Banten memiliki potensi untuk selalu ikut serta dalam pilkada.
“Nah Pak Fitron ini masuk dalam keluarga. Walaupun orang luar tapi beliau merupakan salah satu barisan yang loyalis,” katanya.
Kemungkinan besar untuk di pilkada Pandeglang, lanjut dia, Fitron mendapatkan restu.
“Nama Fitron Bisa jadi, dan atau keluarga lainya bisa juga karena belum bisa kita pastikan sebelum secara resmi penetapan calon dari Partai Golkar,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











