PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang tengah fokus menunggu jadwal pelaksanaan tes seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan CPNS tahun 2024 dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Adapun Pemkab Kabupaten Pandeglang sendiri telah mengajukan permohonan pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) PPPK kepada Kementerian PANRB sebanyak 530 formasi tahun 2024.
530 formasi yang diajukan oleh Pemkab Pandeglang terdiri dari 30 CPNS, 50 formasi tenaga guru, 50 formasi tenaga kesehatan dan 400 formasi tenaga teknis.
Menurut Kabid Formasi dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Furkon, pada saat ini pihaknya tengah fokus terhadap persiapan pelaksanaan tes PPPK tahun 2024.
“Kita tengah menunggu jadwal pelaksanaan tes seleksi dari BKN. Yang sementara ini belum kita terima,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 23 April 2024.
Furkon menjelaskan, pihaknya masih menunggu jadwal karena memang tidak menyelenggarakan tes seleksi sendiri. Artinya secara mandiri oleh pemerintah daerah.
“Kemungkinan untuk Banten semua daerah sama menunggu jadwal tes dari BKN. Sepertihalnya pelaksanaan tes seleksi yang sudah-sudah,” katanya.
Furkon mengungkapkan, Pemkab Pandeglang sendiri melalui BKPSDM sudah mengusulkan kebutuhan ASN sebanyak 530 formasi kepada Kementerian PANRB.
“Usulan kebutuhan itu menindaklanjuti surat dari Kementerian PANRB. Sudah diusulkan dengan formasi kebutuhan secara global sebanyak 530 formasi dan sudah disetujui oleh Kementerian PANRB,” katanya.
Jadi, diungkapkan Furkon, pada seleksi tahun ini tidak hanya diikuti oleh tenaga guru dan tenaga kesehatan saja. Tapi juga oleh tenaga teknis dan CPNS.
“Semuanya memiliki kesempatan. Namun memang khusus tahun sekarang ini lebih banyak merekrut tenaga teknis dibandingkan tenaga guru dan kesehatan,” katanya.
Sebelumnya Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, ia akan memperjuangkan nasib tenaga honorer di Kabupaten Pandeglang agar diangkat menjadi ASN.
“Salah satu upaya dilakukan yakni, sudah menandatangani pengajuan formasi kebutuhan ASN untuk disampaikan kepada pemerintah pusat,” katanya.
Jumlah usulan pengadaan formasi tahun 2024 yang sudah ditandatangani pengajuannya, kurang lebih 530 formasi.
“Diharapkan para tenaga honorer bisa segera diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











