LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Harga telur di Pasar Rangkasbitung telah melonjak drastis mencapai Rp 35.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga dipicu oleh meningkatnya permintaan namun pasokan yang kurang.
Mayoritas pedagang telur di Pasar Rangkasbitung menjual telur dengan harga tersebut, menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Rusdi, seorang pedagang telur, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak satu minggu terakhir. Awalnya, harga naik menjadi Rp 25.000 per kilogram, kemudian Rp 30.000, dan kini mencapai Rp 35.000 per kilogram.
“Kenaikan ini sudah terjadi sejak Minggu lalu karena permintaan yang tinggi namun pasokan yang kurang,” ujar Rusdi kepada RADARBANTEN.CO.ID pada Kamis, 16 Mei 2024.
Rusdi menyatakan bahwa akibat kenaikan ini, ia terpaksa mengurangi jumlah pembelian telur untuk dijual kembali. Biasanya, ia membeli 20 kilogram telur dari distributor, namun sekarang hanya mampu membeli 10 kilogram.
“Pembeli juga banyak yang mengeluh karena kenaikan harga telur yang tiba-tiba. Banyak yang mengurangi jumlah pembelian mereka,” tambahnya.
Rusdi berharap harga telur dapat kembali normal untuk mengurangi penurunan omzet penjualannya.
Sementara itu, seorang pembeli Mutiah juga mengeluhkan kenaikan harga telur karena harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli telur, yang merupakan kebutuhan pokok.
“Kenaikan harga membuat kami harus mengeluarkan uang lebih untuk telur, yang notabene adalah kebutuhan pokok,” terangnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











