SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kegiatan Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang menjadi momentum untuk menggerakan masyarakat untuk menata dan menjaga lingkungannya.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPMD Kabupaten Serang Irawati Erlina pada saat melakukan sosialisasi LKBA Kabupaten Serang 2024 di Kecamatan Jawilan.
Kamis, 30 Mei 2024, ada sebanyak tiga kecamatan yang melaksanakan kegiatan sosialisasi LKBA Kabupaten Serang 202,4 yakni Kecamatan Cikande, Kecamatan Kopo, dan Kecamatan Jawilan.
Irawati mengatakan, ada beberapa poin yang ditekankan dalam pelaksanaan sosialisasi LKBA 2024 di Kecamatan Jawilan tersebut, mulai dari gotong royong, inovasi, sinkronisasi dengan RAPBDes.
Menurutnya, kegiatan LKBA merupakan sarana untuk menggerakan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menata lingkungannya agar bersih dan aman.
“Ada banyak kan nilai positifnya, mulai dari mengelola sampah, inovasi, ada yang berbunga. Mudah-mudahan dengan begitu mereka sadar tuh ketika banyak sampah bagaimana mengelolanya, dan enam kriteria lainnya bisa terus diterapkan,” katanya, Kamis, 30 Mei 2024.
Menurutnya, meskipun tidak ada koring khusus untuk LKBA, namun terdapat banyak sekali korelasi antara LKBA dengan prinsip-prinsip pembangunan yang ada di desa.
“Koring LKBA tidak ada, tapi bisa dihubungkan seperti perbaikan jalan lingkungan, itu mendukung LKBA. Lalu penetapan APBDes juga harus tepat waktu di akhir Desember, supaya kegiatan jalan, anggaran sudah bisa jalan,” katanya.
Ia mengaku untuk antusiasme peserta sosialisasi di kecamatan Jawilan sangat tinggi sekali. Bahkan banyak kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pihaknya pun berharap, di tahun ke enam pelaksanaan LKBA, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial saja, melainkan menjadi kegiatan yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
“Ini kan sudah lima tahun, kita berharap bisa melekat di masyarakat, bagaimana menciptakan desa yang bersih dan aman, itu semua untuk mereka,” pungkasnya. (*)
Editor : Merwanda











