• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Turunkan Stunting, Dua Kecamatan di Kabupaten Serang ‘Dikeroyok’

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 4 Juli 2024 14:46
in Kabupaten Serang
0
Turunkan Stunting, Dua Kecamatan di Kabupaten Serang ‘Dikeroyok’
0
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Upaya menurunkan kasus stunting di Kecamatan Kramatwatu dan Kecamatan Cikeusal akan dilakukan secara keroyokan oleh seluruh stakeholder terkait. 

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Serang, biasanya dilakukan dengan cara keroyokan oleh seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Serang.

“Mudah-mudahan dengan program gabungan ini, kita bisa melakukan percepatan penurunan stunting, tim ini mulai dibentuk di tingkat kabupaten diketuai oleh pak Sekda kemudian di tingkat kecamatannya ada camat dan kepala puskesmas, dan stakeholder lainnya di tingkat kecamatan. Di tingkat desa ada kepala desa ada babinsa dan babinkamtibmas,” katanya, Kamis 4 Juli 2024.

Ia mengaku, selain pihak pemerintah di tingkat Kabupaten Serang, dalam penanganan stunting di dua kecamatan tersebut pihaknya menggandeng serta berbagai pihak, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten hingga pihak ke tiga.

“Selama ini kita keroyokan, jadi Pemkab Serang, sebetulnya infrastruktur yang dipakai oleh Pemkab Serang dinas nya dengan dinas terkait, semua terbiasa kalau program ke masyarakat ini program keroyokan. Kalau ada program bantuan seperti ini dari nasional, kita dapat dengan mudah pakai infrastruktur dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan Posyandu,” tegasnya.

Tatu mengaku, sangat mengapresiasi dengan upaya penurunan stunting yang sudah dilakukan selama ini. Pasalnya, prevalensi stunting di tahun 2023, Kabupaten Serang mencatat penurunan tertinggi se-Provinsi Banten. 

“Kalau penurunan se-Provinsi Banten alhamdulillah tertinggi, tapi kita tahu target nasional 14 persen, nah target itu sedang kita coba kejar,” tegasnya.

Kepala Dinas Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang, Encup Suplikah mengatakan, berdasarkan data tahun 2023, jumlah kasus stunting di Kabupaten Serang masih di angka 23,9 persen.

“Target di 2024, di angka 14 persen, tentu panjang ya, dari 23 ke 14, mudah-mudahan dengan adanya Pasti dari pusat, bisa menangani stunting dengan baik,” tegasnya.

“Penanganan dilakukan selama tiga bulan ke depan, mereka memberikan sosialisasi pertama pencegahan untuk para remaja sehingga begitu menikah meyiapkan reproduksi agar sehat, sehingga melahirkan tidak stunting lagi. Ke dua anak-anak yang sudah terkena gizi buruk dan stunting diberi makanan bergizi, dari dapur dahsyat,” terangnya.

Pihaknya mengaku, memiliki alasan kenapa dua kecamatan tersebut yang dipilih untuk penurunan stunting. Hal itu lantaran di dua kecamatan tersebut, memiliki jumlah kasus stunting yang tinggi dan jumlah anak yang beresiko stunting cukup tinggi.

Di dua kecamatan itu, pihaknya sudah membentuk tim pendamping keluarga yang nantinya akan diikutsertakan.

“Di Cikeusal ada 66 tim satu tim nya 4 orang, penanganannya 4 orang itu tanggung jawab 10 rumah, oleh tim pendamping keluarga. Di Kramatwatu ada 64 tim, itu yang masuk tim,” pungkasnya. 

Editor: Merwanda 

Tags: Dikeroyokkabupaten serangKecamatan CikeusalKecamatan KramatwatukeroyokanPemkab Serangpenurunan stuntingProgram Pastitiga kecamatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Andra Soni dan Wahidin Halim Temui Surya Paloh 

Next Post

Ada Kuota Kosong di PPDB SMA Negeri, Pj Gubernur Prioritaskan Siswa Kurang Mampu

Next Post
Ada Kuota Kosong di PPDB SMA Negeri, Pj Gubernur Prioritaskan Siswa Kurang Mampu

Ada Kuota Kosong di PPDB SMA Negeri, Pj Gubernur Prioritaskan Siswa Kurang Mampu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

120 Warga Binaan Banten Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT ke-81 RI

120 Warga Binaan Banten Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT ke-81 RI

by Yusuf Permana
Selasa, 18 Agustus 2026 09:33
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 120 warga binaan di Provinsi Banten langsung bebas setelah mendapatkan Remisi Umum II dalam rangka HUT...

Ribuan Warga Padati Royal Baroe, Pawai Budaya Kota Serang Diikuti 1.200 Peserta

Ribuan Warga Padati Royal Baroe, Pawai Budaya Kota Serang Diikuti 1.200 Peserta

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 18 Agustus 2026 09:27
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pawai Budaya Kota Serang menarik perhatian ribuan warga yang memadati kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Senin, 17...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.