SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banyak kreasi kostum unik yang dikenakan oleh masyarakat saat memeriahkan Roadshow Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2024 di Pantai Florida, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Rabu, 17 Juli 2024.
Kreasi kostum yang dibuat dari daur ulang sampah tersebut dikenakan oleh para peserta lomba fashion show anak dan lomba aerobik.
Terlihat, kostum unik tersebut terbuat dari sampah-sampah rumah tangga yang sering kita jumpai, mulai dari plastik kantong, koran bekas, kardus bekas, bungkus kopi, bungkus detergen hingga gelas plastik.
Baju tersebut nampak terlihat unik dan bagus ketika dikenakan oleh anak-anak dengan padu padan warna dari sampah-sampah yang digunakan.
Terlihat, anak-anak sangat percaya diri ketika menggunakan kostum tersebut. Mereka berlenggak-lenggok diatas panggung bak model profesional. Tak jarang, kepolosan mereka memancing gelak tawa dewan juri dan penonton yang melihat mereka.
Salah seorang peserta lomba fashion show, Sagita, mengaku sangat senang karena bisa tampil langsung didepan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.
“Sangat senang, tadi di depan fashion show, salim juga ke ibu Bupati,” katanya.
Ia mengaku, melakukan persiapan selama kurang lebih tiga hari agar bisa tampil sempurna pada lomba fashion show anak. Ia berharap, bisa meraih juara dalam kegiatan tersebut.
“Persiapannya tiga hari tiga malem, latiah di rumah. Harapan bisa jadi juara,” pungkasnya.
Sementara itu, guru yang mendampingi Sagita, Ani Sumiati, mengaku menyiapkan kostum yang mayoritas dibuat dari daur ulang sampah tersebut selama kurang lebih dua hari.
“Dibuat kurang lebih dua hari, kita buat dari plastik, kertas sama kardus. Hasil daur ulang sampah,” katanya.
Ia mengaku sangat senang karena ada kegiatan fashion show anak di roadshow LKBA Kabupaten Serang 2024. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif lantara dapat melatih mental anak-anak.
“Tentunya ini bisa mengasah mental dan keberanian anak. Selain itu bisa memberikan pengalaman bagi anak-anak,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











