PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Beredar di media sosial lembaran lowongan pekerjaan yang berisi syarat menjadi pemeran hantu di wahana rumah hantu di Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu 17 Juli 2024.
Lembar lowongan pekerjaan tersebut menjadi kontroversi di media sosial karena kriteria atau syarat-syarat yang ditetapkan untuk menjadi pemeran hantu.
Syarat yang ditetapkan mencakup batasan usia dan kriteria tinggi badan yang menyerupai standar seorang model.
Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh akun X @intanorii dan dilansir oleh Radar Banten. Unggahan ini langsung menarik perhatian netizen dan memicu berbagai reaksi, banyak di antaranya merasa geram dengan persyaratan yang dianggap tidak biasa tersebut.
Lowongan pekerjaan tersebut diketahui berasal dari rumah hantu yang berlokasi di Saruni Jaya, Pandeglang.
Syarat dan kualifikasi yang ditetapkan membuat netizen melongo.
Berikut adalah syarat untuk melamar sebagai pemeran hantu di rumah hantu Pandeglang:
Pria atau Wanita berusia 17 sampai 25 tahun, berpenampilan menarik
Tinggi badan wanita minimal 155 cm sedangkan untuk tinggi badan pria minimal 165 cm.
Tak hanya syarat yang unik, ada sejumlah benefit yang akan diperoleh bagi yang diterima sebagai pemeran hantu. Benefit tersebut termasuk bayaran sebesar Rp60.000 per hari dan makan siang satu kali.
Lowongan pekerjaan sebagai pemeran hantu yang mensyaratkan penampilan menarik menuai berbagai komentar dari warganet.
“Kocak, hantu aja harus berpenampilan menarik,” komentar @delfiayolanda.
“Syarat jadi hantu itu harusnya habis ngechat terus ilang,” tulis @The_Myth17.
Komentar lainnya datang dari @whensaid___ yang menulis, “Bjirr gw di atas 25 gaboleh kerja apa gimana?”
Komentar serupa juga disampaikan oleh @AjieQomarudin yang menyoroti persyaratan tinggi dan berpenampilan menarik.
Sementara itu, @valeeewww L mengomentari, “Bahkan berpenampilan menarik. Ini mau jadi hantu apa model majalah sih?”
“Kebanyakan tuntutan, tapi gaji cuma 60 ribu per hari,” sindir @romanbonapart. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











