SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Serapan belanja Pemprov Banten per 19 Juli 2024 masih 43,09 persen atau Rp5,11 triliun dari total anggaran Rp11,86 triliun. Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, dari empat pos belanja daerah, realisasi paling besar yakni Belanja Transfer yaitu 58,27 persen atau Rp1,99 triliun dari target Rp3,42 triliun.
Kemudian, ada Belanja Operasi sebesar 39,83 persen atau Rp2,86 triliun dari target Rp7,21 triliun. Selanjutnya, Belanja Modal sebesar 21,08 persen atau Rp245,25 miliar dari target Rp1,16 triliun. Terakhir ada Belanja Tidak Terduga sebesar 0,12 persen atau Rp75 juta dari target Rp62,69 miliar.
Meskipun serapan Belanja Daerah baru 43,09 persen, tetapi angka itu mengalami kenaikan year on year 0,19 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 42,9 persen di periode yang sama.
Masih berdasarkan data BPKAD, ada 22 OPD yang serapan belanjanya di bawah rata-rata Pemprov Banten atau di bawah 43,09 persen. Sedangkan yang di atas rata-rata Pemprov ada 17 OPD.
Lima OPD di Pemprov yang serapannya terendah yaitu DPRKP 3,91 persen; Badan Kesbangpol 11,68 persen; Dinas PUPR 31,59 persen; Dinas Kelautan dan Perikanan 32,22 persen; dan Dinsos 33,45 persen. Sedangkan untuk lima OPD teratas yaitu Biro Pemotda 64,77 persen; BPKAD 56,99 persen; Bapenda 56,74 persen; Dispora 54,38 persen; dan Biro Barjas 53,91 persen. (*)
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











