LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan warga Banten Selatan (Bansel) tepatnya kecamatan Malingping, Bayah, Wanasalan dan sekitarnya akan berangat ke Jakarta malam ini sekira pukul 22.00 WIB, Selasa 30 Juli 2024.
Diperkirakan ada 5.000 warga yang akan berangkat ke Jakarta untuk aksi di Istana Negara dan Gedung DPR RI pada 31 Juli 2024. Aksi tersebut untuk menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan disahkan menjadi kabupaten baru.
Koordinator Aksi Tuntutan Pengesahan DOB Cilangkahan, Rafik Rahmat Taufik mengatakan, saat ini masa aksi sudah bersiap untuk berangkat ke Jakarta. Keberangkatan mulai dari pukul 20.00 – 22.00 WIB.
“Pemberangkatan awal massa aksi dari Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilograng,
Kecamatan Bayah, Kecamatan Panggarangan, Kecamatan Cihara, dan Kecamatan
Wanasalam Berkumpul di Alun-alun Malingping,” kata Rafik kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 30 Juli 2024.
Diketatahui puluhan kendaraan mobil baik bus maupun mini bus mulai berparkir di Jalur Malingping-Gunungkencana untuk mengangkut ribuan masa aksi. Aksi tersebut merupakan kesepakatan warga dan seluruh tokoh masyarakat di Bansel.
Rafik menyampaikan sekira pukul 22.00 – 24.00 WIB, massa aksi berangkat menuju Gerbang Tol Rangkasbitung sambil melalui jalur
Malingping – Gunungkencana.
“Massa aksi dari Kecamatan Cigemblong, Kecamatan Cijaku berikut dari Kecamatan Banjarsari sudah menunggu dan bergabung dengan iring-iringan Mobil Bus dan Minibus menuju Gerabng Tol Rangkasbitung,” ujarnya.
Aksi ribuan warga tersebut tentunya mendapat dukungan dari seluruh pihak. Pemekaran Cilangkahan dianggap warga selatan supaya ada pemerataan pembangunan di wilayah Banten Selatan.
Rafik menyampaika masa aksi akan menggelar aksi di Jakarta dengan teatrikal dan orasi. Selain itu perwakilan dari Badan Koordinator Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) akan bertemu perwakilan DPR RI.
“Massa Aksi mulai melakukan Aksi baik Orasi maupun Teaterikal dibarengi perwakilan BAKOR PKC masuk ke Gedung DPR RI untuk bisa diterima minimal
dengan Komisi II DPR RI,” tandasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











