KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang siswi Kelas 3 SDIT AWWABIN di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, berinisial RZ menjadi korban bullying. RZ mengalami dugaan kekerasan oleh teman sekelasnya pada Jumat, 26 Agustus 2024.
Atas peristiwa tersebut, RZ mengalami luka di bawah pelipis kiri.
Orang tua RZ, Rudi, menilai bahwa kasus tersebut terkesan ada pembiaran oleh pihak SDIT AWWABIN. Alasannya, hingga saat ini tanggung jawab sekolah sebagai penyelenggara pendidikan itu kepada anaknya dianggap tidak ada.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berjanji akan melakukan pertemuan terhadap kedua orang tua siswa.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti terkait peristiwa tersebut.
Sebab, kata Agus, dengan kejadian tersebut, orang tua korban RZ telah melapor kepada SAPA129 atau aplikasi Kemendikbudristek RI yang harus ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
“Oleh karena orang tua murid sudah melapor ke SAPA129 atau plikasi Kemendikbudristek, dan hal itu harus ditindaklanjuti,” ungkap Agus, Kamis, 8 Agustus 2024, melalui pesan WhatsApp.
“Kami akan mempertemukan orang tua untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











