LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Ribuan ikan di Sungai Ciujung mendadak mati. Penyebabnya diduga tercemar limbah pabrik yang beroperasi di sekitar lokasi sungai.
Kejadian tersebut tepatnya di Kampung Pasir Petei, Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa 3 September 2023.
Diduga limbah pabrik yang mencemari sungai, berasal dari Pabrik PT. Tiger Chamois Indonesia yang memproduksi Kanebo yang berada di Kampung Cilukut, Desa Cileles, Kecamatan Cileles.
Warga setempat Feri menuturkan, kejadian ikan yang mendadak mati terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Melihat kejadian tersebut warga bantaran sungai kaget melihat kondisi air berwarna hitam dan berbau.
“Iya kami kaget tiba-tiba air berubah berwarna hitam. Terus ikan-ikan pada mati warga juga pada turun ke sungai untuk melihat kondisi sungai,” kata Ari kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 3 September 2024.
Ia menuturkan, kejadian tersebut sudah terjadi sekitar satu minggu yang lalu. Namun saat itu pihak Muspika Kecamatan Cileles memberikan teguran kepada pabrik agar tidak membuang limbah ke sungai.
“Terkait Kejadian ini, warga sudah resah karena limbah itu dibuang terus-menerus ke sungai Ciujung karena kan Sungai Ciujung ini sumber mata pencaharian bagi warga juga di sini,” terangnya.
“Padahal pihak pabrik sudah diingatkan, namun malah melanggar lagi dan membuang limbah ke sungai lagi. Akhirnya sungai kembali tercemar,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak, Erik Indra Kusuma, menyampaikan jika pihaknya sudah menurunkan tim ke lapangan.
“Kami sudah menurunkan tim ke lapangan untuk mengambil sampel dan meneliti terkait pencemaran tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi











