RADARBANTEN.CO.ID- Ketua DPC PDIP Lebak Junaedi Ibnu Jarta menyatakan fatsun dan patuh terhadap keputusan DPP PDIP, termasuk rekomendasi ketua DPRD Lebak definitif.
Dalam sepekan ini, dinamika di tubuh partai moncong putih ini cukup dinamis. Dimana, beredar DPP PDIP telah mengeluarkan surat rekomendasi usulan ketua DPRD Lebak definitif atas nama dr Juwita Wulandari.
Juwita Wulandari sebenarnya bukan wajah baru di DPRD Lebak. Putri politisi senior PDIP Ribka Ciptaning ini pernah menjadi anggota DPRD Lebak periode 2014-2019.
Kabar DPP PDIP merekomendasikan Juwita sebagai ketua DPRD Lebak, mengejutkan kader DPC PDIP Lebak. Mengingat Juwita tidak termasuk dari tiga nama yang diusulkan oleh DPC PDIP Lebak ke DPP PDIP.
DPC PDIP mengusulkan tiga orang sebagai ketua DPRD Lebak yaitu Junaedi Ibnu Jarta, Dimas, dan Ijah Hadijah.
“Berkaitan dengan dinamika ketua DPRD Lebak definitif, saya menyatakan tegak lurus dan fatsun apapun keputusan DPP PDIP dan Ibu Ketua Umun Megawati Soekarno Putri. Sampai saat ini, kami masih menunggu surat rekemendasinya (Ketua DPRD Lebak),” tegas ketua sementara DPRD Lebak ini ditemui di kantor DPC PDIP Lebak, Senin, 16 September 2024.
Terkait usulan rekomendasi dari DPC PDIP Lebak, sesuai mekanisme partai, telah mengusulkan tiga nama calon ketua DPRD Lebak melalui rapat pelno DPC PDIP Lebak.
“Tiga nama sudah disampaikan ke DPP. Kami menunggu apapun rekomendasi DPP PDIP. Jika DPP berkehendak dan memutuskan nama di luar dari yang kita usulkan, kami akan tunduk patuh dan taat mengamankannya,” jelasnya.
Junaedu mengatakan, sebagai kader partai, dirinya terus melakukan kerja politik turun ke masyarakat untuk membesarkan partai.
“Tugas saya sebagai kader adalah membesarkan partai sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawab saya. Saya pribadi sebagai caleg dan alhamdulilah sudah meraih suara terbanyak. Kita bersyukur dan terpenting, PDIP bisa merebut kembali ketua DPRD Lebak,” katanya.
Disinggung anama Juwita yang santer dikabarkan mendapar rekomendasi dari DPP PDIP, Jun menegaskan akan fatsun dan patuh terhadap keputusan DPP.
“Kami di PDIP diajarkan untuk patuh dan fatsun terhadap kebijakan yang diambil partai,” kata mantan ketua DPRD Lebak ini.
Editor : Merwanda











