PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 12 calon pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Pandeglang diuji kemampuan manajerial dan sosiokultural oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Ke-12 calon pejabat ini adalah pejabat eselon IIIa yang mengikuti seleksi terbuka atau open bidding untuk tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Kabid Diklat Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia) Kabupaten Pandeglang, Tati mengatakan, sebanyak 12 dari 29 peserta seleksi open bidding JPTP tengah mengikuti asesmen di LAN.
“Untuk diuji kemampuan manajerial dan sosiokulturalnya. Oleh tim penilai dari Lembaga Administrasi Negara,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 18 September 2024.
Tati menjelaskan, kemampuan manajerial diuji karena menjadi pemimpin harus bisa mengambil sebuah keputusan dan solusi tepat dalam mencapai tujuan tertentu dalam sebuah unit organisasi. “Meliputi kemampuan dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan, penilaian, pelaporan, dan penentuan anggaran,” katanya.
“Kemampuan sosiokultural juga turut diuji karena kaitan dengan tingkah laku. Yang tentunya harus sesuai norma sosial dan ajaran budaya,” imbuhnya.
Proses penilaian manajerial dan sosiokultural ini berlangsung selama dua hari. Yakni Selasa, 17 September dan Rabu, 18 September 2024.
“Hari ini hari terakhir untuk kegiatan asesmen. Selanjutnya peserta seleksi akan mengikuti pemeriksaan kesehatan pada tanggal 20 September 2024,” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, asesmen ini berfungsi menilai kompetensi manajerial dan sosiokultural para calon pejabat.
“Melalui penilaian kompetensi JPTP ini diharapkan dapat menghasilkan pimpinan yang berkualitas dan berkompeten sesuai dengan kebutuhan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Editor : Merwanda











