SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Polda Banten memberikan masukan dan himbauan kepada para orang tua pasca kasus penculikan yang disertai pembunuhan di Kota Cilegon beberapa waktu yang lalu.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua untuk mengantisipasi kasus penculikan anak.
Pertama, tetap tenang dan lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan ini. Kedua beritahu anak agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang asing.
“Ketiga pastikan anak tidak berjalan sendirian di tempat sepi, kemudian, anak di bawah usia 8 tahun sebaiknya di bawah pengawasan orang dewasa saat pulang sekolah atau bermain,” katanya, Minggu 29 September 2024.
Terakhir, ajarkan anak untuk berlari dan berteriak minta tolong, saat bahaya mengintai.
“Itu lima hal penting yang harus dilakukan orang tua kepada anak-anak,” ujar pria asal Bojonegoro, Jawa Timur ini.
Didik menjelaskan, ada beberapa motif penculikan. Di antaranya meminta tebusan sejumlah uang kepada keluarga korban atau diperdagangkan sebagai pekerja seks atau sektor lain (praktik perbudakan).
“Dan diambil organ tubuhnya seperti ginjal, jantung, dan kornea mata untuk dijual kepada pasien yang membutuhkan,” ungkap perwira menengah Polri
Terkait modus penculikan, ada beberapa yang dilakukan. Yakni, anak dibujuk rayu dengan mainan atau makanan kesukaan, pelaku mengaku disuruh oleh keluarga untuk menjemput anak di sekolah atau tempat bermain, pelaku menyamar sebagai pengemis atau orang gila untuk mencari kesempatan menculik anak.
“kemudian, pelaku secara kasar dan cepat mengambil anak di hadapan orang tua atau pengasuh lalu membawa kabur dengan sepeda motor atau mobil,” tutur alumnus Akpol 1999 ini.
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











