SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Gubernur Banten Al Muktabar melepas atlet kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Banten untuk mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo, Jawa Tengah.
Pelepasan atlet dilakukan oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Pendopo Gubernur Banten, Senin, 30 September 2024.
Berbeda dengan pelepasan atlet kontingen lain, para atlet dan official juga telah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga mereka dapat mengikuti perlombaan yang memiliki risiko dengan kondisi siap.
Al mengatakan, para atlet telah dibina oleh NPCI yang merupakan organisasi yang bergerak di bidang keolahragaan penyandang disabilitas. “Mereka telah siap mengikuti dan meraih medali pada Peparnas XVII di Solo. Pemerintah hadir untuk mendukung para atlet yang sudah berlatih, dan menyiapkan segala sesuatunya,” ujar Al.
Kata dia, para atlet Peparnas ini telah mendapat perlindungan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bila terjadi risiko kecelakaan pada saat bertanding. Maka kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan sesuatu yang harus dipersiapkan.
“Saya pikir tentu sesuatu yang tidak kita harapkan (risiko kecelakaan-red), tapi kita harus persiapkan, safety agar siap dalam segala hal,” tegasnya. Al mengatakan, keikutsertaan atlet disabilitas pada Peparnas ini merupakan agenda rutin. Pihaknya pun telah menyiapkan apresiasi bila para atlet meraih medali.
“Kita selalu persiapkan dengan skema perencanaan sesuai proses awal baik itu pengajuan dari kelembagaan maupun rangkaian dari OPD,” jelasnya.
Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten, Kunto Wibowo mengatakan, pihaknya memberikan perlindungan kepada 76 orang atlet dan official yang akan ikut bertanding pada Peparnas XVII di Jateng. Perlindungan tersebut diberikan sejak mereka berangkat hingga kembali pulang setelah mengikuti ajang perlombaan.
“BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan jika terjadi risiko entah itu karena insiden, para atlet tidak perlu khawatir sudah diberikan perlindungan,” ujarnya.
Para atlet itu, lanjutnya, telah mendaftar sebagai peserta mandiri dengan iuran sebesar Rp16.800. “Kami harapkan akan terus menjadi peserta berkelanjutan meski Peparnas selesai,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua NPCI Provinsi Banten Yoyoh mengatakan, pihaknya akan mengikuti delapan cabang olahraga (cabor) di Peparnas XVII 2024 di Solo nanti. Tahun 2021 lalu, Banten meraih satu emas, dua perak, dan delapan perunggu. “Target di Peparnas tahun ini, satu emas, dua perak, empat perunggu,” ujarnya.
Kata dia, dari delapan cabor, Banten mengandalkan boccia. “Atlet dari provinsi lain kurang, di Banten ada,” tutur Yoyoh.
Ia juga sangat senang karena atletnya terlindungi karena sudah ada perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. “Gratis untuk satu bulan selama event di sana. Nanti setelahnya mandiri,” ujar Yoyoh.
Editor: Abdul Rozak











