• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Di Usia 24 Tahun, Banten Dinilai Masih Banyak Masalah

Nahrul Muhilmi by Nahrul Muhilmi
Senin, 7 Oktober 2024 20:38
in Berita Utama, Kota Serang
Di Usia 24 Tahun, Banten Dinilai Masih Banyak Masalah

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Di usia ke-24 tahun, Provinsi Banten dinilai masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Terlebih, masalah-masalah yang masih terasa di masyarakat seperti pengangguran, belum juga terselesaikan.

Koordinator Pattiro Banten, Martina Nursaprudianti mengatakan, Banten tercatat sebagai provinsi dengan tingkat kebahagiaan rendah, berada di peringkat 32 secara nasional, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).

RelatedPosts

kasus dbd di lnak

DBD di Lebak Capai 793 Kasus, Dinkes Minta Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan

Kamis, 24 September 2026 20:48
Lima Hari Setiap Bulan, Pos Gizi Tangsel Beri Makanan dan Edukasi Balita

Lima Hari Setiap Bulan, Pos Gizi Tangsel Beri Makanan dan Edukasi Balita

Kamis, 24 September 2026 20:42
Radar Banten Award

DBMSDA Kabupaten Tangerang Raih Radar Banten Award 2026

Kamis, 24 September 2026 20:35
Rawa Danau

Pemuda Cikedung Turun ke Rawa Danau, Lakukan Aksi Bersih-bersih

Kamis, 24 September 2026 20:29

Kata Martina, tingkat kebahagiaan Banten menurun dari 69,83 pada tahun 2017 menjadi 68,08 pada tahun 2021.

Penurunan ini menggarisbawahi berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tingginya angka pengangguran dan kemiskinan.

“Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat lonjakan signifikan dalam kasus kekerasan. Pada tahun 2016, terdapat 246 kasus kekerasan, namun angka ini meningkat tajam hingga mencapai 1.131 kasus pada tahun 2022,” kata Martina, Senin 7 Oktober 2024.

Martina menjelaskan, meskipun menurun di tahun 2023 hingga September 2024 menjadi 619 kasus, angka ini dinilai masih tinggi. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan mendesak di Banten.

“Selain masalah kekerasan, Banten juga dihadapkan pada isu pengangguran yang tinggi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banten pada 2020 mencapai 10,64 persen akibat dampak pandemi COVID-19.

Meskipun menurun menjadi 9,05 persen pada 2023, angka ini masih menempatkan Banten sebagai salah satu dari lima provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia,” tuturnya.

Kata Martina, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penciptaan lapangan kerja masih belum cukup untuk menyeimbangkan pertumbuhan penduduk usia produktif.

“Kemiskinan di Banten juga menjadi tantangan serius. Setelah mengalami penurunan jumlah penduduk miskin dari 667,5 ribu jiwa pada 2013 menjadi 649,19 ribu jiwa pada 2014, angka kemiskinan kembali meningkat dan mencapai puncaknya pada 2021 dengan 867,23 ribu jiwa,” katanya.

Menurut Martina, meskipun terdapat penurunan menjadi 826,13 ribu jiwa pada 2023, angka ini dianggap banyak warga Banten yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Seharusnya, masih Martina, dengan tantangan itu, HUT Banten ke-24 harus menjadi momen penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan yang ada.

“Seperti pengembangan industri lokal, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM menjadi solusi yang perlu diakselerasi. Perlindungan perempuan dan anak, harus diperkuat dengan penegakan hukum yang tegas serta kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah,” ujarnya.

Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: AGung S Pambudi

Tags: Hut Banten ke-24Kasus KekerasanKemiskinanKota SerangMartina NursaprudiantiPandemi Covid-19Pattiro BantenPengangguranPerlindungan Perempuan dan AnakProvinsi Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Putrinya Dilantik Jadi Ketua DPRD Lebak, dr Ribka: Sudah Sesuai Aturan Partai

Next Post

Sedang Duduk di Masjid, Seorang Pria Dibacok Orang Tak Dikenal

Next Post
Sedang Duduk di Masjid, Seorang Pria Dibacok Orang Tak Dikenal

Sedang Duduk di Masjid, Seorang Pria Dibacok Orang Tak Dikenal

Deden Syukron wafat

Tokoh Kabupaten Tangerang Deden Syukron Tutup Usia

Rabu, 23 September 2026 14:26
tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, Dimyati: Kita Evaluasi

Selasa, 22 September 2026 14:06
tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, DPRD Minta Dipotong

Selasa, 22 September 2026 13:14
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

kasus dbd di lnak

DBD di Lebak Capai 793 Kasus, Dinkes Minta Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan

by Nurabidin
Kamis, 24 September 2026 20:48
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak meminta masyarakat untuk terus menggalakan prilaku hidup bersih sehat. Meskipun, saat ini memasuki...

Lima Hari Setiap Bulan, Pos Gizi Tangsel Beri Makanan dan Edukasi Balita

Lima Hari Setiap Bulan, Pos Gizi Tangsel Beri Makanan dan Edukasi Balita

by Syaiful Adha
Kamis, 24 September 2026 20:42
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalankan program Pos Gizi untuk membantu menangani balita yang mengalami masalah...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.