LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menargetkan tahun ini sebanyam 136 desa di daerah yang di pimpin Penjabat Bupati Gunawan Rusminto ini bebas dari buang air besar sembarangan (BABS).
Hingga akhir tahun 2023, sebanyak 116 desa dari 340 desa di Lebak telah stof BABS.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak dr Budhi Mulyanto mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pentingnya Desa dan Kecamatan bebas uang bersih.
“Ya, kita terus berupaya jumlah desa stof buang air besar sembarangan. Akhir tahun lalu sudah ada 116 desa di lebak bebas BABS. Kita targetkan tahun ini terus bertambah menjadi 136 desa,” ujarnya, Jumat 11 Oktober 2024.
Menurutnya, untuk mewujudkan Desa sehat dan Kecamatan sehat, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemkab lebak dalam hal ini Dinkes, namun menjadi tanggungjawab semua pihak. Karena itu, pihaknya terus menjalin komunikasi bukan hanya dengan Puskesmas saja melainkan juga Muspika dan desa.
“Tentunya, untuk mewujudkan Desa bersih dan sehat diperlukan ihtiar dan kerjasama antar pemerintah, swasta dan masyarakat. Saya optimis tahun ini desa di lebak bebas dari BABS nertambah sesuai target. Karena sebenarnya tingkat kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan terus meningkat,” ujar Direntur RSUD Adjidarmo ini.
Diakuinya, untuk mewujudkan semua desa di Lebak yang berjumlah sebanyak 340 desa dan 5 kelurahan bebas BABS bukan pekerjaan yang mudah. Namun, dengan kebersamaan semua elemen masyarakat target tersebut akan dapat dicapai.
“Dengan desa bebas BABS kualitas kesehatan masyarakat di desa juga akan lebih baik. Dengan begitu, program Lebak sehat terwujud,” ucapnya.
Terpisah Asda III Setda Lebak Feby Hardian mengajak seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat bersama – sama mensukseskan salah satu program unggulan Kabupaten Lebak, yakni Lebak Sehat. Lantaran itu untuk mewujudkan Kabupaten Lebak yang bersih, aman, nyaman dan sehat Pemkab lebak melalui dinkes perlu peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Pemkab lebak berkomitmen terus berupaya peningkatan kualitas manusia untuk mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan sesuai dengan salah satu misi pemerintahan pusat,” kata mantan Camat Bojongmanik ini.
Pemkab Lebak terus mengkampanyekan budaya hidup sehat kepada masyarakat. Pemkab Lebak terus berupaya menggalakan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat salah satunya dengan gerakan Jumat bersih (jumsih).
“Tentunya, kegiatan apapun yang selama ini digalakannya akan sia-sia, apabila tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat harus sadar akan menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama,” imbuhnya.
Dia menambahkan, Pemkab telah menginstruksikan Dinkes serta seluruh Camat, Kepala Desa (kades), Lurah, kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan di desa-desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
Editor: Bayu Mulyana











