PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda rumah Nyaming (65), warga Kampung Tanjung Sari, RT 29/RW 05, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, pada Jumat (11/10) malam. Rumah yang ditinggalinya bersama keluarganya ludes terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan lebih dari Rp40 juta. Seluruh bangunan rumah dan perabotan di dalamnya habis dilalap api, membuat Nyaming dan keluarganya kini kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kaget, saya langsung minta tolong,” ujar Nyaming, mengenang momen kebakaran yang terjadi begitu cepat.
Warga sekitar segera merespons panggilan darurat Nyaming, namun mereka menghadapi kesulitan besar dalam memadamkan api. Dengan hanya mengandalkan peralatan seadanya, api terus membesar hingga seluruh bangunan hangus terbakar. “Lama padamnya, isi rumah habis kebakar,” kata Nyaming.
Nyaming, yang tidak memiliki pekerjaan tetap, kini sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya. “Saya kesulitan jika harus memperbaiki rumah sendiri, tidak ada uang lebih,” ungkapnya.
Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu besar hingga sulit untuk segera dipadamkan. “Lama padamnya, isi rumah habis kebakar,” tambah Nyaming.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk, Sopian Hadi, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar Nyaming dan keluarganya segera mendapatkan bantuan. “Kami segera melakukan pendataan dan mengupayakan bantuan perbaikan rumah,” ujar Sopian.
Editor : Merwanda











