PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang menyatakan kalau Balai Budidaya Ikan Air Tawar (BBI AT) Kabupaten Pandeglang kondisinya masih berjalan aktif tidak vakum. Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Onah kepada RADARBANTEN.CO.ID, di kantornya.
Menurut Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Onah, suasana BBI AT dari luar memang nampak vakum tidak terlihat aktivitas.
“Hal itu terjadi karena memang budidaya ikan berbeda dari yang lain. Kondisi Balai Budidaya Ikan Air Tawar Kabupaten Pandeglang itu kondisinya saat ini berjalan aktif,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 14 Oktober 2024.
Jadi, Onah menjelaskan, BBI AT dalam kegiatannya tidak seperti praduga-praduga orang banyak bahwa di sana tidak ada aktivitas.
“Padahal di dalamnya ada aktivitas yaitu pembesaran Ikan nila merah. Dimana kalau ditaburkan pakan pasti mereka muncul,” katanya.
Tetapi memang, kalau tidak dikasih makan diberikan pakan tentunya tidak terlihat ada ikan karena ada di dalam kolam.
“Tidak sepertihalnya peternakan ayam, bisa berkokok, kambing ada suara kambing. Tapi kalau ikan tidak di kasih pakan tidak akan kelihatan di permukaan,” katanya.
Lebih lanjut Onah menerangkan, insya Allah untuk BBI AT Kabupaten Pandeglang sampai hari ini masih aktif dan memang harus aktif karena memang itu aset Kabupaten Pandeglang.
“Adapun target dari PAD untuk tahun ini sebesar Rp70 juta,” katanya.
Onah memohon doanya dari semua agar target itu bisa tercapai. Insya Allah di Minggu ini sampai Desember BBI AT akan panen raya.
“Tentunya hasil jual tersebut akan kami setorkan untuk PAD dari BBI AT Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Lebih lanjut Onah mengungkapkan, kalau target setoran PAD dari BBI AT Rp70 juta.
“Dan saat ini baru tercapai Rp5.250.000 itu hanya dari bibit. Sedangkan penghasilan besarnya itu dari pembesaran dengan menjual ikan sudah siap konsumsi yang baru akan mulai di panen pekan depan,” katanya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar optimis, target setoran PAD dari BBI dapat tercapai 100 persen.
“Karena memang tahun sebelumnya juga tercapai 100 persen. Dan dalam waktu dekat akan panen raya yang akan kita maksimalkan untuk PAD,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: AGung S Pambudi











