SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dari total 225 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 di Kota Serang, kuota guru hanya sebanyak 15 formasi, menjadi yang paling sedikit dibandingkan formasi tenaga teknis dan kesehatan. Hal ini menjadi sorotan di tengah kebutuhan pendidikan yang semakin meningkat.
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Data Informasi BKPSDM Kota Serang, Hafiz Rahman, menyampaikan bahwa 2.564 tenaga honorer telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dari 2.591 pendaftar. Mereka akan bersaing memperebutkan 225 formasi yang telah ditetapkan.
“Total pendaftar awalnya 2.591, tetapi setelah proses seleksi administrasi, tersisa 2.564 orang yang berhak mengikuti seleksi PPPK Kota Serang,” kata Hafiz, Senin, 21 Oktober 2024.
Dari total formasi tersebut, 185 formasi diperuntukkan bagi tenaga teknis, 25 untuk tenaga kesehatan, dan hanya 15 formasi untuk guru. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait prioritas sektor pendidikan di kota tersebut.
“Formasi guru memang yang paling sedikit. Ini sudah menjadi keputusan dari pemerintah pusat, meskipun kebutuhan guru sebenarnya cukup tinggi,” lanjut Hafiz.
Hafiz juga menjelaskan bahwa seleksi PPPK Kota Serang akan berlangsung pada 2-16 Desember 2024, dan terdiri dari beberapa materi tes.
“Tes kemungkinan besar sama seperti tahun lalu, yaitu tes umum, wawasan kebangsaan, dan tes kepribadian pegawai (TKP),” ungkapnya.
BKPSDM Kota Serang berharap agar tes dapat dilaksanakan di Kampus Universitas Banten Jaya (Unbaja), karena fasilitas yang lebih memadai.
“Kami sudah mengusulkan Unbaja sebagai lokasi tes, karena mereka memiliki ruangan dan perangkat seperti laptop yang lebih banyak, namun keputusan akhir tetap di tangan BKN,” tambah Hafiz.
Editor : Merwanda











