slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mantan Napiter Mulai Petik Kopi Arabika di Gunung Karang

Purnama Irawan by Purnama Irawan
24-10-2024 11:52:55
in Berita Utama, Pandeglang
Mantan Napiter Mulai Petik Kopi Arabika di Gunung Karang

Ketua Koperasi Bina Insaf Mandiri (BIM) Badri Wijaya memantau tanaman Kopi Arabika di Puncak Gunung Karang di Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Puluhan mantan Napiter yang tergabung dalam Koperasi Bina Insaf Mandiri mulai memetik buah kopi Arabika di Puncak Gunung Karang tepatnya di Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Buah kopi Arabika dipetik dari pohon hasil tanam oleh para mantan Napiter bersama petani penggarap warga Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga :

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

Honda Banten Dorong Semangat Sportivitas Lewat Putaran Perdana Kejurnas Motocross 2026

Puluhan Mancing Mania Adu Keberuntungan di Saung Hejo Pandeglang

Mantan Napiter dan juga selaku Ketua Koperasi Bina Insaf Mandiri Badri Wijaya mengatakan, puluhan mantan Napiter yang tergabung dalam Koperasi BIM sepanjang tahun 2021-2022 telah menanam kopi sebanyak 100 ribu batang di Puncak Gunung Karang.

“Dari jumlah 100 ribu batang bibit pohon kopi yang tumbuh sampai tahun 2024 ini sebanyak 60.000 batang pohon,” katanya, Kamis 24 Oktober 2024.

Sementara sisanya sebanyak 40 ribu batang pohon itu tidak tumbuh atau mati. Proses penanaman sendiri dilakukan oleh para mantan Napiter bersama dengan para petani warga setempat yang sebelumnya sudah lebih dulu sebagai penggarap lahan.

“Kami bersama petani setempat secara bersama-sama merawat tanaman kopi dengan memberikan pupuk. Serta secara berkala dilakukan pembersihan rumput liarnya,” katanya.

Memasuki bulan Juli 2024 atau usia tanaman kopi sudah 3-4 tahun barulah mulai memetik hasil. Tanaman kopi ditanam pada tahun 2021 dan 2022 sudah mulai berbuah.

“Namun memang belum lebat. Buahnya masih sedikit,” katanya

“Jumlah pohon tumbuh normal saat ini sekitar 40.000 batang pohon dari 60 ribu pohon tumbuh. Dan dari jumlah 40 ribu itu yang produktif tidak sampai 10.000 pohon,” katanya.

Pohon produktif ini yang sekarang ini mulai berbunga dan berbuah. Sedangkan puluhan ribu pohon lain masih dalam pemantauan.

“Kita pantau, dan apabila nanti tidak berbuah setelah diberikan pupuk maka akan diganti dengan tanaman baru,” katanya.

Adapun untuk merawat pohon agar tumbu subur saat ini menggunakan pupuk organik yang disiasati oleh Profesor Edi. Syukur alhamdulillah ini perkembangannya jauh sekali, pohon tumbuh subur dan daunnya kelihatan hijau segar.

“Berbeda sekali dengan pohon kopi yang belum diberikan pupuk organik. Dan kami dari BIM untuk selalu berkomitmen menggunakan pupuk organik karena kalau bukan pupuk organik Kondisi Gunung Karang ini kan sudah kritis, jadi khawatir akan semakin rusak lagi kalau pakai pupuk kimia,” katanya.

Makanya, Ibad menegaskan, BIM, sedikit-sedikit bagaimana berupaya meskipun hasilnya itu nol koma nol sekian persen tapi bagaimana berusaha menjaga kelestarian alam ini dengan menggunakan pupuk organik.

“Yang bahan-bahannyapun diambil dari lingkungan sekitar Gunung Karang ini baik dari dedaunan dan lain sebagainya hanya saja menggunakan limbah PLTU,” katanya.

Hasil treatmen menggunakan pupuk organik luar biasa. Pohon kopi mulai berbunga lebat.

“Penggunaan pupuk organik juga bisa menjadi pengendali penyakit. Mudah mudahan apa yang kita kerjakan membuahkan hasil sesuai yang kita harapkan,” katanya.

Ibad menerangkan, menanam kopi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan mantan napiter dan juga petani setempat. Sebab nanti akan ada bagi hasil dari setiap panen kopi.

“Kopi hasil tanam kita petik, jemur, dan giling. Saat ini kita sudah punya rumah produksi,” katanya.

Sekalipun sudah memproduksi sendiri, akan tetapi sementara ini belum diberikan brand merek. Masih dalam tahap pengajuan.

“Namun yang jelas nanti kita punya merek sendiri. Yang tentunya kita akan bawa nama Gunung Karang karena tidak akan meninggalkan histori dari Gunung Karang dan Banten,” katanya.

Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi

Tags: Bantenbunga kopieks napitergunung karangkoperasi bina insaf mandirikopi arabikamerekolah limbah fabapupuk kimiapupuk organiktreatmen
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sachrudin Sebut Dirinya Akamsi yang Meniti Karier ASN di Kota Tangerang dari Nol

Next Post

Buruh di Lebak Minta UMK Naik 20 Persen, Disnaker: Harus Liat Aturan

Related Posts

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong
Berita Utama

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

by Moch. Madani Prasetia
Sabtu, 18 April 2026 19:09

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pandeglang menjadi korban penipuan berkedok investasi bodong melalui aplikasi. Akibat kejadian...

Read moreDetails

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

Honda Banten Dorong Semangat Sportivitas Lewat Putaran Perdana Kejurnas Motocross 2026

Puluhan Mancing Mania Adu Keberuntungan di Saung Hejo Pandeglang

Bikin Resah, Makam Palsu Ki Joko Bodo di Pandeglang Dibongkar Warga

KONI Pusat Visitasi Venue di Banten, Persiapan PON XXIII 2032

Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Guyur Banten 8–13 April, Wilayah Selatan Paling Terdampak

KLB Campak Mengancam, Dinkes Banten Gelar Imunisasi Massal Darurat

Irna Narulita Nahkodai BPW Banten, Bidik Perempuan UMKM Melek Digital

Irna Narulita Nahkodai BPW Banten, Bidik Perempuan UMKM Melek Digital

Next Post
Buruh di Lebak Minta UMK Naik 20 Persen, Disnaker: Harus Liat Aturan

Buruh di Lebak Minta UMK Naik 20 Persen, Disnaker: Harus Liat Aturan

Rebutan Titik Penumpang, Ojol dan Opang di Lebak Ribut

Rebutan Titik Penumpang, Ojol dan Opang di Lebak Ribut

Benyamin Akan Lanjutkan Program Beasiswa ke Perguruan Tinggi Untuk Hafiz Quran

Benyamin Akan Lanjutkan Program Beasiswa ke Perguruan Tinggi Untuk Hafiz Quran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

Senin, 20 April 2026 18:01
Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

Senin, 20 April 2026 16:50
Harga plastik

Terdampak Perang Iran dan Amerika Harga Plastik di Cilegon Naik Tajam

Senin, 20 April 2026 16:44
Pulau Umang

Pulau Umang Disegel KKP, Wagub Banten: Jangan Diperjualbelikan

Senin, 20 April 2026 16:39
gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih

Dua RTH di Cilegon Disulap Jadi Gerai Koperasi Merah Putih

Senin, 20 April 2026 16:31
PT SBM

Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT SBM, Kuasa Hukum Dirut PT ITAI Sebut Kerugian Negara Didasarkan Bukti Palsu

Senin, 20 April 2026 16:20
Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

Senin, 20 April 2026 18:01
Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

Senin, 20 April 2026 16:50
Harga plastik

Terdampak Perang Iran dan Amerika Harga Plastik di Cilegon Naik Tajam

Senin, 20 April 2026 16:44
Pulau Umang

Pulau Umang Disegel KKP, Wagub Banten: Jangan Diperjualbelikan

Senin, 20 April 2026 16:39
gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih

Dua RTH di Cilegon Disulap Jadi Gerai Koperasi Merah Putih

Senin, 20 April 2026 16:31
PT SBM

Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT SBM, Kuasa Hukum Dirut PT ITAI Sebut Kerugian Negara Didasarkan Bukti Palsu

Senin, 20 April 2026 16:20

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

by Adam Fadillah
Senin, 20 April 2026 18:01

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kota Cilegon kembali dilirik sebagai pusat investasi industri strategis. Kali ini, investasi jumbo senilai Rp10 triliun untuk...

Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

by Eko Fajar
Senin, 20 April 2026 16:50

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dewa United Banten FC menyampaikan sikap tegas terkait insiden kekerasan yang terjadi dalam pertandingan Dewa United Development...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak