slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis Ekonomi

Hadapi Persaingan Industri,  XL Axiata Singgung Masalah RT/RW Net, Over The Top, dan Starlink

Aas Arbi by Aas Arbi
26-10-2024 14:47:25
in Ekonomi, Internet
Hadapi Persaingan Industri,  XL Axiata Singgung Masalah RT/RW Net, Over The Top, dan Starlink

Chief Corporate Affiars XL Axiata Marwan O Baasir

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Manajemen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersiap menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif di masa depan.

Selain tantangan kompetisi industri, ada juga tantangan yang berupa belum jelasnya regulasi atau aturan mengenai sejumlah hal yang berpotensi mengganggu operasi bisnis para operator, termasuk XL Axiata.

Baca Juga :

Internet Rakyat 5G Tawarkan 100 Mbps Unlimited Rp100 Ribu, Kok Bisa?

Cukup Main Mini Game, Kamu Bakal Dapat Saldo Dana Gratis Rp150 Ribu

Hari Ini, Google Berulang Tahun ke-27, Simak Fakta Mesin Pencarian Raksasa Ini

Aplikasi Belanja Enggak Cuma Kejar Jumlah, Tapi Fokus ke Pengguna yang Loyal dan Aktif

Hal-hal tersebut terutama mengenai keberadaan RT/RW Net, kemunculan Starlink, belum jelasnya aturan tentang Over The Top yang menumpang di jaringan milik operator, hingga kebijakan mengenai regulatory charge, dan lelang frekuensi.  

Chief Corporate Affiars XL Axiata Marwan O Baasir mengatakan, industri telekomunikasi Indonesia ke depan tetap akan sangat menantang. Bahkan sepertinya tidak akan menjadi lebih ringan untuk dilalui. Kompetisi antar-operator akan terus ketat, berkembangnya selera dan kebutuhan pelanggan dan masyarakat juga akan sangat mempengaruhi arah strategi bisnis.

“Selain itu, kami juga harus menghadapi munculnya pesaing baru yang membawa teknologi baru, seperti Starlink dan sejenisnya. Di saat yang sama, sejumlah persoalan hingga saat ini belum jelas penanganannya, pun belum jelas aturannya, padahal sangat berpotensi mengganggu jalannya bisnis secara industri,” ungkap Marwan dalam keterangan resminya, Sabtu 26 Oktober 2024.

Menurut Marwan, meski kompetisi masih akan sangat ketat, peluang untuk terus dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis masih terbuka sering dengan kompetisi industri yang semakin rasional, di mana persaingan dari sisi kualitas dan pelayanan menjadi hal utama.

Peluang yang terbuka tersebut tentu akan XL Axiata optimalkan dengan terus fokus pada upaya mendorong dan meningkatkan layanan baru dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, salah satunya layanan konvergensi.

Selain adanya peluang, manajemen XL Axiata memandang pihaknya saat ini menghadapi tantangan bagaimana menjaga keberlangsungan industri dengan memastikan ketersediaan layanan dengan harga yang kompetitif sebanding dengan kualitas layanan yang diberikan. Dengan demikian, industri telekomunikasi bisa tetap sehat dan masyarakat bisa mendapatkan layanan Internet yang berkualitas.

XL Axiata berharap pemerintah bisa membantu menciptakan iklim yang positif dan sehat tersebut yang juga akan bisa mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan nasional.

Marwan menyebut, perlunya intervensi segera dari pemerintah dalam menangani sejumlah persoalan yang hingga saat ini belum ada kejelasan padahal sudah sangat jelas akan mengganggu pelaku industri telekomunikasi nasional, terutama para operator.   

Tantangan regulasi yang tengah diperjuangkan oleh XL Axiata salah satunya menyangkut insentif untuk Biaya Regulasi. Beban biaya yang harus dipikul oleh XL Axiata untuk menopang operasional ini, termasuk pajak spektrum frekuensi, semakin mahal dan memberatkan.

Dalam menjalankan bisnis telekomunikasi di Indonesia, XL Axiata selaku operator selalu berupaya mematuhi setiap kebijakan dan aturan yang ditetapkan oleh regulator, dalam hal ini pemerintah. Salah satunya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari spektrum frekuensi, yang secara berkala terus mengalami peningkatan, hal tersebut secara langsung berdampak pada peningkatan biaya operasional operator.

XL Axiata berharap pemerintah dapat memperhatikan beban regulasi yang saat ini dibebankan kepada industri telekomunikasi. Rasio biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHP) terhadap pendapatan kotor operator telah mencapai 13-14 persen, melebihi batas wajar yang ideal 5-10 persen.

Terkait dengan kebutuhan atas tambahan spektrum atau frekuensi untuk peningkatan kualitas layanan, XL Axiata juga mendorong pemerintah untuk menggelar lelang spektrum yang cocok untuk jaringan 4G dan 5G. XL Axiata berminat mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz yang akan diselenggarakan, dan berharap pemerintah menetapkan “reserved price” yang lebih terjangkau dan tidak memberatkan operator.

XL Axiata memandang, harga awal yang minim dan penerapan faktor pengurang dalam regulasi akan membantu memastikan kelayakan ekonomis bisnis operator, serta mendorong pengembangan jaringan, termasuk di wilayah pelosok. Karena itu, XL Axiata juga menekankan pentingnya kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan operator dalam membangun jaringan di lokasi yang menjadi kewajiban pemenang lelang frekuensi.

Selain itu, tantangan lain yang telah hadir di depan mata adalah mengenai, pertama, maraknya praktik penjualan kembali layanan internet ilegal (RT/RW Net), XL Axiata menyoroti dampak negatif praktik ini yang selain merugikan pelanggan, juga merugikan operator, dan pemerintah. Praktik ini mengabaikan kewajiban pembayaran BHP frekuensi, mengakibatkan harga layanan internet menjadi tidak sehat, dan berpotensi mengancam keamanan data pelanggan. Untuk itu, pemerintah perlu segera melakukan pengaturan dan penertiban terhadap praktik ini secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait.

Praktik RT/RW Net jelas melanggan aturan antara lain UU nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2019. Ketegasan pemerintah dalam penerapan aturan yang ada sangat dibutuhkan karena praktik ilegal ini telah merugikan XL Axiata sebagai operator yang telah berinvestasi dalam pembangunan jaringan dan pemilik lisensi yang sah.

XL Axiata juga berkomitmen untuk memberantas praktik RT/RW Net melalui edukasi, kerjasama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan asosiasi terkait, serta penegakan aturan yang ketat dalam syarat dan ketentuan berlangganan layanan.

Kedua, kemunculan Starlink. Selain menyambut kehadiran Starlink di Indonesia, XL Axiata juga melihatnya sebagai peluang untuk menyediakan layanan internet cepat di wilayah-wilayah pelosok. Namun, manajemen XL Axiata menekankan perlunya pemerintah untuk menerapkan secara tegas regulasi yang seimbang untuk menciptakan playing field yang adil bagi semua pemain di industri.

“Pemerintah perlu memastikan equal playing field antara Starlink dengan operator yang sudah ada. Hal ini akan mendorong persaingan sehat dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Kami pun siap untuk berkolaborasi dengan Starlink dan membuka peluang kerjasama untuk memperluas jangkauan layanan internet,” lanjut Marwan

Ketiga, OTT yang menumpang di jaringan milik operator. Regulasi diperlukan bukan untuk memberikan keistimewaan ke operator, tapi justru agar tercipta kompetisi yang fair. Karena operator diharuskan membayar PNBP, spektrum, dan USO, serta selalu berinvestasi untuk memastikan layanan kepada pelanggan. Sedangkan OTT tidak membayar sama sekali. Pajak pun belum tentu benar. Karena itu perlu regulasi yang tegas untuk mengatur OTT ini. Aturan untuk memastikan adanya perlakuan yang setara antara opertor dengan OTT

XL Axiata memandang, pelaku bisnis OTT  mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari industri internet Indonesia. Sebaliknya, para operator telekomunikasi, termasuk XL Axiata, dengan produk layanan yang makin terjangkau malah tidak mendapatkan kenaikan pendapatan yang signifikan dari kenaikan trafik. Kenaikan trafik tersebut lebih dinikmati oleh OTT.

Reporter: Aas Arbi

Tags: internetjaringan internetKabel Fiber Optikoperator internetRT/RW NetStarinkXL Axiata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jabatan, Antara Anugerah dan Musibah

Next Post

MUI Banten Gelar Mukerda, Bakal Undang Calon Gubernur

Related Posts

Internet Rakyat 5G Tawarkan 100 Mbps Unlimited Rp100 Ribu, Kok Bisa?
Internet

Internet Rakyat 5G Tawarkan 100 Mbps Unlimited Rp100 Ribu, Kok Bisa?

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 28 November 2025 06:55

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Layanan WiFi Internet Rakyat tengah menjadi perbincangan publik karena menawarkan internet berkecepatan hingga 100 Mbps, kuota unlimited,...

Read moreDetails

Cukup Main Mini Game, Kamu Bakal Dapat Saldo Dana Gratis Rp150 Ribu

Hari Ini, Google Berulang Tahun ke-27, Simak Fakta Mesin Pencarian Raksasa Ini

Aplikasi Belanja Enggak Cuma Kejar Jumlah, Tapi Fokus ke Pengguna yang Loyal dan Aktif

Influencer E-commerce di Asia Tenggara Makin Panas! Affiliate Marketing Jadi Senjata Utama

Telkomsel Resmikan Kios Digital Pertama di Sepatan Tangerang

Gaet Generasi Z, Telkomsel Perkenalkan Halo+ Flexy, 

Penertiban Kabel Semrawut Dimulai, Alun-Alun hingga Jalan Protokol Jadi Target Awal

Tak Mau WiFi Dicuri? Lakukan Lima Tip Jitu Ini, Aman dari Penyusup!

DPRD Pandeglang Desak Pemkab Genjot PAD dari Provider Jaringan Kabel Optik

Next Post
MUI Banten Gelar Mukerda, Bakal Undang Calon Gubernur

MUI Banten Gelar Mukerda, Bakal Undang Calon Gubernur

Mengenal Kupedes, Produk Unggulan BRI untuk Masyarakat Menengah ke Bawah di Pedesaan

Mengenal Kupedes, Produk Unggulan BRI untuk Masyarakat Menengah ke Bawah di Pedesaan

Anggota DPRD Banten Soroti Minimnya SMPN di Kota Serang hingga Bantuan Keuangan

Anggota DPRD Banten Soroti Minimnya SMPN di Kota Serang hingga Bantuan Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Soraya Betari

Soraya Betari Kalila Ungkap Ritual Khusus dan Support System di Balik Penampilan Tim Dance SMAN 2 Tangsel

Sabtu, 6 Desember 2025 22:33
SMAN 2 Tangerang

Comeback Cantik! SMAN 2 Tangerang Bungkam Al-Wildan di Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:19
SMAN 2 Tangerang

SMAN 2 Tangerang Dominasi Penuh atas Smantic di Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:15
SMAN 3 Tangsel

Unik, Ritual yang Dilakukan SMAN 3 Tangsel Sebelum Tampil di Azarine DBL Dance Competition 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:11
SMAN 7 Tangerang Selatan

SMAN 7 Tangsel Raih Kemenangan Tipis Atas SMAN 1 Tangerang di Laga Sengit Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 20:53
Terkumpul Rp500 Juta, DPW PKS Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Terkumpul Rp500 Juta, DPW PKS Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 20:04
Soraya Betari

Soraya Betari Kalila Ungkap Ritual Khusus dan Support System di Balik Penampilan Tim Dance SMAN 2 Tangsel

Sabtu, 6 Desember 2025 22:33
SMAN 2 Tangerang

Comeback Cantik! SMAN 2 Tangerang Bungkam Al-Wildan di Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:19
SMAN 2 Tangerang

SMAN 2 Tangerang Dominasi Penuh atas Smantic di Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:15
SMAN 3 Tangsel

Unik, Ritual yang Dilakukan SMAN 3 Tangsel Sebelum Tampil di Azarine DBL Dance Competition 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 22:11
SMAN 7 Tangerang Selatan

SMAN 7 Tangsel Raih Kemenangan Tipis Atas SMAN 1 Tangerang di Laga Sengit Day 4 Honda DBL Banten 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 20:53
Terkumpul Rp500 Juta, DPW PKS Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Terkumpul Rp500 Juta, DPW PKS Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 20:04

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Soraya Betari

Soraya Betari Kalila Ungkap Ritual Khusus dan Support System di Balik Penampilan Tim Dance SMAN 2 Tangsel

by Haidaroh
Sabtu, 6 Desember 2025 22:33

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Gelaran Azarine DBL Dance Competition kembali menampilkan talenta-talenta muda yang penuh kreativitas dan energi. Salah satunya datang...

SMAN 2 Tangerang

Comeback Cantik! SMAN 2 Tangerang Bungkam Al-Wildan di Day 4 Honda DBL Banten 2025

by Haidaroh
Sabtu, 6 Desember 2025 22:19

TANGERANG - Day 4 game ke-5 Honda DBL With Kopi Good Day Banten 2025 menghadirkan laga penuh drama antara SMAN...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak