slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Memilukan! Tiga Kakak Beradik di Pandeglang Dipulangkan Paksa dari Sekolah karena Tunggakan SPP Rp 42 Juta

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
27-10-2024 20:11:13
in Pandeglang

Foto ketiga kakak beradik dipulangkan paksa oleh pihak sekolah/tangkapan layar kiriman orangtuanya

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nasib tragis menimpa tiga kakak beradik siswa sekolah dasar (SD) di Pandeglang, Banten, yang terpaksa dipulangkan oleh pihak sekolah akibat tunggakan SPP yang mencapai Rp 42 juta. Kejadian ini mengguncang masyarakat, mencerminkan krisis pendidikan yang dialami keluarga kurang mampu.

Ketiga siswa berprestasi tersebut, Faeza (11), Farraz (10), dan Fathan (7), bersekolah di Yayasan Islamic Centre Herwansyah (ICH) Pandeglang. Kisah mereka viral di media sosial setelah video pemulangan paksa tersebar, memicu empati publik terhadap nasib mereka.

Baca Juga :

Bupati Pandeglang Lantik 9 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya

Viral di Medsos, Driver Ojol Marahi Pengendara Mobil Dinas Kabupaten Tangerang Karena Ugal-ugalan

8 Ribu Randis di Banten Nunggak Pajak, Akademisi: Kepercayaan Publik Bisa Tergerus

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut Melibatkan Kepala DPMPTSP

Pemulangan dilakukan saat jam pelajaran berlangsung, menyisakan duka mendalam bagi ketiganya. Wajah lesu dan hati hancur mereka saat dijemput mobil sekolah menjadi gambaran nyata dari ketidakadilan yang terjadi, di mana mereka tidak melakukan kesalahan apa pun selain terlahir dalam kondisi ekonomi yang sulit.

“Saya mencari keadilan agar anak-anak saya bisa kembali bersekolah dan mendapatkan hak mereka untuk belajar. Kasihan mereka,” ungkap Fahat, ayah dari tiga siswa tersebut, saat dihubungi oleh RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 27 Oktober 2024.

Fahat mengungkapkan kecemasannya karena anak-anaknya kini terancam putus sekolah, terutama menjelang ujian nasional. Satu dari anaknya kini duduk di kelas 6, sedang bersiap untuk ujian yang menentukan masa depannya.

“Satu anak saya kelas 6, saya jadi kepikiran kasihan karena mau ujian nasional, tapi sekarang tak bisa. Mental anak-anak juga jadi terganggu,” ungkapnya.

Meskipun Fahat berusaha keras agar anak-anaknya tetap bisa bersekolah setelah surat pemberhentian dikeluarkan pada 15 April 2024, kenyataan pahit harus diterima ketika pada 22 April 2024 mereka dipulangkan paksa.

“Setelah surat itu keluar, anak-anak tetap berangkat ke sekolah, berharap ada kebijakan dari sekolah. Tapi ternyata, setelah libur sekolah mereka dipulangkan lagi,” jelasnya.

Proses pemulangan dilakukan oleh dua guru dan seorang staf kesiswaan, yang membawa ketiga anaknya pulang dengan mobil sekolah, seperti yang terlihat dalam video viral di media sosial.

“Itu diantar sama dua orang guru dan satu kesiswaan, diantar pakai mobil sekolah sesuai yang ada di video itu,” tuturnya.

Sebagai orang tua, Fahat berharap anak-anaknya bisa menikmati pendidikan yang seharusnya mereka dapatkan, sama seperti anak-anak lain yang semangat belajar.

“Sama seperti orang tua lain, saya merasa iba. Kita punya presiden yang menjanjikan makan siang gratis dan pendidikan gratis, tapi kenyataannya masih ada kejadian seperti ini. Sangat disayangkan,” kata Fahat.

Kejadian ini bukan hanya soal mencari simpati, tetapi menjadi sorotan bagi masyarakat untuk menuntut keadilan bagi anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah.

“Kenapa ramai seperti ini? Bukan berarti saya mau cari simpati atau perhatian. Saya cuma ingin anak saya bisa mendapatkan haknya untuk belajar. Semoga ini juga jadi pelajaran supaya tidak ada korban lain seperti anak saya,” tuturnya.

Kini, ketiga anaknya sering bertanya kapan bisa kembali bersekolah. Fahat merasa sedih karena tidak bisa memberi jawaban pasti kepada mereka.

“Anak-anak sering nanya, ‘Kapan bisa sekolah lagi?’ Mereka rindu belajar dan bertemu teman-temannya. Sampai sekarang, mereka masih di rumah,” ujarnya.

Ironisnya, meskipun anak-anaknya berprestasi dengan banyak sertifikat penghargaan, pihak sekolah tetap tidak memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan mereka.

“Anak-anak saya punya banyak prestasi, dibuktikan dengan sertifikat yang mereka raih. Tapi mereka tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester oleh pihak sekolah. Sampai saat ini belum ada respons dari sekolah, padahal saya sudah memohon ke kepala sekolah agar mereka bisa seperti teman-temannya,” kata Fahat.

Tekanan berat dan rasa malu kini menghimpit Muhammad Fahat. Ketidakpastian masa depan anak-anaknya menjadi beban pikiran yang berat.

Fahat mengungkapkan bahwa ia bekerja sebagai buruh harian lepas dan kadang menjadi kuli bangunan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Mereka masih menumpang di rumah kontrakan, menggambarkan betapa sulitnya kehidupan mereka saat ini.

“Kalau saya kerja serabutan, kadang jadi kuli bangunan, ya ngaduk apa saja lah. Rumah juga masih ngontrak baru 10 bulan. Harapan saya, anak-anak bisa punya masa depan yang sama seperti anak-anak lain,” tandasnya penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait pemulangan paksa tiga siswa SD di Pandeglang karena tunggakan SPP.

Editor : Merwanda

Tags: Anak BerprestasiBantenisu sosialkabupaten pandeglangKeadilan PendidikanKeluarga Kurang MampuKrisis PendidikanPandeglangPemulangan Paksapendidikanpendidikan gratisSekolah DasarTunggakan SPPvideo viralYayasan Pendidikan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Krisis Air Bersih Melanda Kota Pandeglang Akibat Kekeringan di Gunung Karang

Next Post

Dukung Bisnis E-Commerce, BRI Siapkan Berbagai Inisiatif dan Layanan Digital

Related Posts

Bupati Pandeglang Lantik 9 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya
Pandeglang

Bupati Pandeglang Lantik 9 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya

by Purnama Irawan
Kamis, 7 Mei 2026 09:10

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 9 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II...

Read moreDetails

Viral di Medsos, Driver Ojol Marahi Pengendara Mobil Dinas Kabupaten Tangerang Karena Ugal-ugalan

8 Ribu Randis di Banten Nunggak Pajak, Akademisi: Kepercayaan Publik Bisa Tergerus

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut Melibatkan Kepala DPMPTSP

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

44 Lulusan Poltekkes Kemenkes Banten Diwisuda, 756 Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi

Siswa SDN Tugu 2 Semangat Ikuti Sosialisasi Bela Negara Bersama Yonif TP 842/Badak Sakti

Kasus Kekerasan Anak di Banten Tembus 1.442 Kasus, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Diskominfo Tangsel Jamin PPDB Online 2026 Lebih Aman dan Stabil

Website DPRD Lebak Diretas, Peretas Kirim Pesan ‘Hentikan MBG’ ke Prabowo

Next Post
Dukung Bisnis E-Commerce, BRI Siapkan Berbagai Inisiatif dan Layanan Digital

Dukung Bisnis E-Commerce, BRI Siapkan Berbagai Inisiatif dan Layanan Digital

KPU Kabupaten Serang Sapa Warga, Ajak Nyoblos di 27 November 2024

KPU Kabupaten Serang Sapa Warga, Ajak Nyoblos di 27 November 2024

Tingkatkan Pajak di Kabupaten Tangerang, Bapenda Gelar Event Roadshow Edutainment “HanyaDiTangerang”

Tingkatkan Pajak di Kabupaten Tangerang, Bapenda Gelar Event Roadshow Edutainment "HanyaDiTangerang"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

by Agung S Pambudi
Kamis, 7 Mei 2026 20:23

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi kiprah Airin Rachmi Diany dalam kancah pembangunan daerah yang mendapatkan pengakuan di...

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

by Mulyadi
Kamis, 7 Mei 2026 18:32

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, menyampaikan nilai investasi di Kabupaten Tangerang pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 17 triliun.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak